Demo Masak Dari MasterChef Degan Bikin Warga Inggris Datang Ke Indonesia Weekend


Berita setempat
schedule 11 September 2018
London, Inggris
Img 9047 768x512

Dalam acara Indonesia Weekend Chef Degan kembali memperlihatkan keahliannya dalam meracik kuliner indonesia di depan ratusan peserta di London. Rendang, gado-gado dan nasi goreng rupanya tetap menjadi idola di lidah warga inggris.

“Masakan Indonesia memiliki karakter yang khas, baik dari segi penyajian maupun cita rasa,” ujar Chef Degan Septoadji, juri acara TV MasterChef Indonesia saat membahas ragam kuliner Indonesia. Hal ini disampaikan pada acara demo masak yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan promosi pariwisata, ekonomi, seni dan budaya terpadu bertajuk Indonesia Weekend di London, Inggris.

Acara demo masak yang diselenggarakan atas kerjasama Kedutaan Besar Republik Indonesia di London dengan institut kuliner Le Cordon Bleu London serta didukung oleh Kementerian Pariwisata Indonesia ini dihadiri oleh lebih dari 100 partisipan yang terdiri dari berbagai kalangan mulai dari para pelajar tata boga di London, praktisi kuliner, blogger hingga awak media.

“Budaya yang beraneka ragam menjadikan kuliner Indonesia unik dan tiada tandingannya,” terang Chef Degan. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan utama juri MasterChef tersebut memilih gado-gado, nasi goreng, dan rendang sebagai ketiga makanan untuk didemonstrasikan kepada para peserta undangan. “Setiap provinsi di Indonesia memiliki ciri khas dalam cara mereka memasak ketiga kuliner yang namanya telah mendunia tersebut,” tambahnya.

Untuk bisa mahir mempraktikkan resep kuliner Indonesia, penting bagi para peserta untuk mengetahui berbagai bumbu dasar yang sering digunakan. “Masakan Indonesia memiliki lima bumbu dasar yang utama yaitu bumbu merah, kuning, hijau, putih dan juga hitam. Setiap bumbu memiliki arti yang berbeda terutama pada jaman dahulu sebelum kepercayaan agama masuk ke Indonesia,” jelas Chef Degan.

Acara demo masak yang diadakan untuk kedua kalinya ini berlangsung dengan lancar. “Jumlah peserta yang mendaftar tahun lalu membludak sehingga kami bertekad mengadakan kembali demo masak oleh Chef Degan tahun ini” ujar Thomas Siregar, Minister Counsellor KBRI London. “Sesuai perkiraan, tahun ini yang mendaftar juga sangat banyak tapi kami sudah antisipasi dengan menambah kapasitas ruangan,” tambahnya. Selain itu bagi para peserta di luar London dapat mengikuti demo melalui live streaming di akun media sosial KBRI London.



Food
dan travel blogger Delahaye yang merupakan pemilik blog Hues of Delahaye, menyatakan bahwa acara demo masak tersebut sangat unik dan memiliki daya tarik sendiri. “Dari cara mempraktikkan resepnya, terlihat bahwa Chef Degan sangat bersemangat dalam mempromosikan healthy eating dan healthy cuisine pada para peserta,” ungkap Delahaye. Menurutnya, masakan Indonesia itu sebenarnya sederhana dan mudah untuk dipraktekkan, terlebih banyak menggunakan bahan-bahan alami yang menyehatkan.

Thu Phan, peserta asal Vietnam yang bekerja di BBC World Service di London, mengaku sangat tertarik untuk mempraktikkan resep yang diajarkan oleh Chef Degan. “Sangat menarik dan mengesankan! Chef Degan telah mengajarkan saya banyak hal baru tentang masakan Indonesia,” jelas Thu Phan. Ia pun tergoda untuk segera berkunjung ke Indonesia dan menyantap berbagai jenis makanan lainnya langsung di negara asal.

Chef Degan berharap para peserta memperoleh ilmu berharga untuk kemudian bisa mempraktikkannya di rumah. “Mudah-mudahan saya bisa explore lebih banyak masakan Indonesia di lain kesempatan,” tutupnya. Selain itu, ia juga berharap berbagai resep kuliner yang ia praktekkan bisa menggugah warga Inggris yang hadir untuk berkunjung ke tanah air.


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.