Black Garlic Indonesia Yang Mendunia


Perjalanan
Pengalaman perantau
schedule 11 November 2018
Indonesia
45520417 932433783621790 2149773840526344192 n

Berkat wanita indonesia Intan Anastasia Amsyah inilah black garlic "Hitara" produksinya, kini mulai diminati banyak negara asing. Black garlicnya dianggap memiliki keunggulan dari segi rasa.

Ide pertama membuat black garlic ini justru muncul dari temannya dua tahun yang lalu ketika ayahnya sakit mengalami pembekakkan kaki, dan mencari bawang ini untuk pengobatan. "Teman saya itu tinggal di Aceh, dia mencari bawang hitam sampai ke Medan, rupanya sulit ditemukan!", tutur Intan.

Mendengar hal itu Intan langsung penasaran. Karena rupanya produk alami dari bawang yang biasa digunakan dalam keseharian malah sulit didapat setelah menjadi salah satu bahan penyembuh. Dan uji cobapun ia lakukan berdasarkan dari semua informasi yang didapatnya.

"Awal mula saya pakai rice cooker, kebetulan punya banyak di rumah ada 4, tapi ya gitu, dapat rasanya, kulitnya hangus, setelah beberapa kali uji coba barulah saya mendapatkan hasil yang pas".

Dengan modal keberanian wanita kelahiran Jakarta tahun 1975 ini mengikuti pameran Wonderfull Indonesia yang diselenggarakan oleh KBRI Manila. Tak disangka 100 bungkus bawang hitam buatannya langsung laris manis, dan habis. Hal ini membuatnya semakin bersemangat.

Target pasaran Intan Anastasia Amsyah ini memang sejak awal adalah international market. Secara kemasan dibuat menarik/ eye catching, agar minat para pembeli tinggi. Tak heran jika dirinya wajib untuk aktif memasarkan produknya ke banyak negara. Kuncinya adalah rajin, menurut ibu dari dua anak ini. Beberapa negara yang berhasil menjalin kerja sama marketing dengan produknya antara lain adalah, Manila, Sydney, Guangzhou, Laos, Moskow, Cambodia, Thailand dan terakhir adalah Perancis berkat keikut sertaannya di "Salon de l'Alimentation (SIAL)" yaitu pameran makanan internasional di Paris Oktober lalu.


Intan Anastasia Amsyah saat melakukan pameran di luar negeri.

Apa sih sebenarnya black garlic itu sampai dipercaya sebagai bawang yang bisa memberikan kesehatan dan pengobatan?

Black garlic atau bawang hitam adalah berasal dari bawang putih yang telah diproses secara fermentasi pada suhu tertentu dan waktu yang lama, sehingga menghasilkan senyawa baru yang mempunyai efek farmakologis.

Adapun khasiat dari bawang hitam ini adalah:
1. Mengurangi peradangan (mengurangi risiko osteoarthritis).
2. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh (antibakteri, antijamur, antivirus, dan sifat antiparasit).
3. Meningkatkan kesehatan dan sirkulasi kardiovaskular.
4. Melawan 14 jenis sel kanker (termasuk otak, paru-paru, payudara, dan pankreas).



Black garlic sebenarnya bukan merupakan produk baru, sudah banyak orang yang tahu khasiat dari bawang hitam ini dan banyak juga yang menggunakan sebagai bumbu dalam masakan. Di Perancis misalnya, sudah ada beberapa Chef yang menggunakan bawang dalam racikan masakannya, namun rasa dari black garlic  yang ditawarkan Intan yaitu "Hitara", rupanya dianggap memiliki kelebihan dibandingkan bawang hitam dari negara lain, dari Cina dan Vietnam misalnya. 

"Mereka bilangnya bawang hitam saya, rasanya lebih unik dan enak tidak asam dan seratus persen natural", tutur Intan sambil memperlihatkan pesan-pesan dari para kliennya kepada Surat Dunia atas kepuasan yang mereka dapatkan.



Berkecimpung di dunia bisnis bukan hal baru bagi Intan, sebelumnya ia dan suami pernah mencoba usaha rendang kerang pakis, dengan pasaran luar negeri. Namun sayangnya bisnis ini kurang banyak diminati. Dengan bawang hitam inilah ia dan suami menemukan celah usaha yang menjanjikan. Mengenai usaha, Intan mengakui jika dirinya sangat didukung oleh keluarga.

"Saya bersyukur keluarga sangat pengertian dan mendukung, malah suami saya loh justru yang menemukan resep dari black garlic spesial ini".

Intan berharap Hitara black garlic produknya bisa semakin mendunia. Digunakan dari mulai di dapur rumah tangga hingga dapurnya para chef terkenal. Karena baginya sehat itu dimulai dari dapur!

Penulis: Dini Kusmana Massabuau


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Indonesia Hadir Di Pusat Kota Paris Selama Satu Minggu!

01 Juni 2018 - Paris, Perancis

Yuyu Hagenbucher


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.