Pergelaran busana muslim karya Ghea suksesdi Cannes


Berita setempat
schedule 15 Mei 2017
Cannes, Perancis
Ghea

Pertama kali Ghea Pangabean designer Indonesia ini melakukan fashion show di Cannes Perancis jumat 22 mei. Peragaan busana yang langsung mendapatkan tempat di publik perancis.



Wanita kelahiran Rotterdam yang sudah terjun dalam dunia fashion sejak tahun delapa puluhan ini, di Cannes menampilkan busana muslim dengan inspirasi dari songket antik. Bahan yang dipilihnya adalah sutra, satin dan chiffon sehingga mudah dikenakan dan memberikan kesan elegan.


Ghea menampilkan jubah gaun dengan hiasan emas dan bordir, sentuhan etknik dari kreasinya sangat terlihat. Warna hitam emas dan putih emas, juga ditampilkan dengan paduan dari motiv sumatera dan jawa.
Tetap etnik dan membawa sentuhan indonesia dalam kreasinya adalah tujuan Ghea sebagai tanda tangan dari koleksi baju muslimnya di fashion show yang bekerja sama dengan IFF (islamic fashion festival) dari Datto Raja Rezza Shah, yang sudah melakukan show di berbagai negara.
Saat ditanyakan apakah dirinya memiliki kesulitan ketika diminta untuk membuat koleksi baju muslim untuk diperagakan di luar negeri khususnya, ia menyatakan :
'Ya pada awalnya ini merupakan sebuah tantangan ya bagi saya untuk bisa merancang sebuah busana muslim, tanpa harus melewati kodrat dan ketentuan yang ada namun seseorang yang memakainya akan tetap terlihat fashion dan mengikuti trend yang ada, namun sekarang menciptakan sebuah karya busana muslim menjadi bagian yang sangat saya rasakan excited dan tentunya sebagai orang indonesia saya selalu dan akan tetap membawa motif indonesia ke dalam rancangan saya sebagai tanda tangan hasil karya saya'.
Designer yang pernah menggelar peragaan busana muslim untuk foundation Pangeran Albert di Monaco, Milan, London dan masih banyak negara lainnya, Indonesia memiliki banyak kekayaan dalam motiv tradisional. Dan ia ingin agar motiv-motiv ini bisa diangkat dalam trend mode fashion internasional.
Selalu mengangkat kekayaan budaya indonesia, membuat Ghea Pangabean tahun 2012 menjadi tamu undangan Ratu Inggris dalam Banquet Dinner antara Indonesia dan Inggris. Karya busana muslim Ghea akan dipamerkan di beberapa negara lainnya.

 


 


 


 


 


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.