Warga Latvia Kagum Dengan Wonderful Indonesia


Berita setempat
schedule 08 Februari 2019
Stockholm, Swedia
Baltour19 1

Salah seorang pengunjung berujar bahwa “mengunjungi Indonesia adalah melihat landscape yang indah, kebudayaan yang beraneka ragam dan masyarakat yang murah senyum”.

Aneka paket wisata yang ditawarkan stand Indonesia di Riga membuat pengunjung leluasa menentukan tujuan andalan ke Indonesia yang disukai.

Tidak hanya itu, kopi Aceh Gayo gratis yang disediakan para petugas Indonesia dari KBRI, Kemlu, masyarakat Indonesia juga cepat ludes. Namun Ibu Djudjuk dan Pak Widiyanto yang bertugas di bagian minuman kopi selalu sigap melayani para pengunjung.

Salah seorang pengunjung berujar bahwa “mengunjungi Indonesia adalah melihat landscape yang indah, kebudayaan yang beraneka ragam dan masyarakat yang murah senyum”, kata Madara Skrinda mahasiswa biologi.

Pandangan ini juga diiyakan warga kawasan Baltik lainnya, Andros Ivamovich. Pengusaha bisnis starts up yang fasih berbahasa Indonesia ini pernah 13 (tiga belas) bulan tinggal di Bali. Andros menghimbau kepada warga wilayah Baltik untuk melihat keharmonisan Nusantara. Menurutnya gambaran penuh mengenai Indonesia terletak pada keragaman. ”Masing-masing propinsi memiliki keindahan tersendiri”, katanya.

Warga Latvia lainnya, yaitu Anete Kevisa malah ”banting setir”, alih profesi dari perawat rumah sakit menjadi travel operator. Alasan Anete adalah agar lebih sering ketemu keindahan Indonesia. Menurut pengamatan Anete, yang menjadi top list orang Latvia adalah Bali. Namun demikian disarankan jangan semata-mata mencari hotel yang lux. Perlu dijajagi tempat yang menyatu dengan alam seperti Ubud.



Menurut catatan KBRI Stockholm, kombinasi antara pendapatan yang tinggi, jumlah hari libur yang cukup lama, mendorong masyarakat Latvia untuk berlibur ke negara-negarayang jauh letaknya, termasuk ke Indonesia.

Hal ini terlihat dari data kenaikan tingkat kunjungan wisatawan Latvia ke Indonesia yang meningkat cukup tinggi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini. Menurut Dubes Bagas Hapsoro, naik dari 1.896 pada tahun 2015 menjadi 2.428 orang di tahun 2016 atau naik sekitar 28,06%. Sementara itu di tahun 2017 wisatawan Latvia yang mengunjungi Indonesia meningkat menjadi 3.343 jiwa atau sebanyak 37,69% dari tahun sebelumnya.

Salah satu petugas stand Indonesia adalah Oyan dari NTT DMC. Warga dari NTT ini sangat mengetahui kawasan sekitar Pulau Komodo. Oyan menyampaikan rasa takjubnya melihat minat warga Latvia mengenai daerah-daerah Indonesia. ”Informasi dalam map, dokumen serta paket kunjungan sangat bermanfaat. Paling tidak mereka mengetahui letak daerah satu dan lainnya”, kata Oyan. Tidak jarang pengunjung bertanya tentang konektivitas internet dan masalah sanitasi.

Konsul kehormatan Indonesia untuk Latvia, Valdis Tilgalis menyampaikan bahwa guna mengantisipasi peningkatan wisman, kiranya Indonesia perlu meningkatkan kegiatan promosi baik melalui partisipasi pada travel market, penyelenggaraan pertemuan bisnis antar pelaku industri pariwisata Indonesia dengan Latvia, penyelenggaraan Fam trip dan bekerjasama dengan pihak maskapai penerbangan.

Berita gembira didapat dari Turkish Airlines bahwa mulai musim panas ini akan diadakan penerbangan langsung dari Istanbul ke Denpasar. Penambahan jalur penerbangan ke Indonesia tersebut kiranya akan mendorong tingkat kapasistas dan juga menarik masyarakat Latvia untuk berlibur ke Indonesia. 


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Muslimah Indonesia Ini Menjadi Tokoh Pembicara di Teknopreneur di Stockholm.

16 September 2018 - Stockholm, Swedia

Dini Kusmana Massabuau

Musik Gamelan Memukau Musisi Piano Klasik Swedia.

01 Oktober 2018 - Stockholm, Swedia

Dini Kusmana Massabuau

Pesona Batik Indonesia memikat Swedia

27 Mei 2018 - Swedia

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.