Siapa Yang Sangka Software Dan Proaudio Dari Indonesia Dipakai Untuk Film Terkenal Dari Amerika


Berita setempat
schedule 04 April 2019
Frankfurt, Jerman
56371072 422283338347021 2984040734916608000 n

Para anak muda pengusaha software dan proaudio ini rupanya karyanya digunakan untuk berbagai film beken hingga iklan di luar negeri. Seperti film Guardians of the galaxy dan masih banyak lainnya.

Menyandang nama perusahaan 'Kuassa', dimulai dari dua orang sahabat pada 2009 hingga akhirnya berkembang menjadi 11 anggota yang sama-sama mencintai musik dan sebagai anak band, kreativitas mereka malah membuatnya menjadi perusahaan yang berkembang dan karya mereka banyak dilirik oleh para kreator musik film Hollywood.

Software yang mereka tawarkan adalah dalam bentuk pengembangan plugin audio, VST, audio unit, rack extension ampli gitar digital dan mixing juga mastering efek plug-in.

Memilih nama Kuassa sebagai nama perusahaan karena menurut CEO Kuassa, Grahadea Kusuf, adalah berarti kekuasaan, kekuatan. ''Nama ini mencerminkan keyakinan kami bahwa pemahaman menyeluruh tentang proses kreatif dan pemikiran kritis serta penguasaan beragam bidang sangat penting untuk menciptakan alat dan musik yang hebat'', tutur Dea.

Sejauh ini telah banyak beberapa nama terkenal yang menggunkan software mereka, seperti para musisi untuk film Guardians of galaxy, penyanyi terkenal Mariah Carey, Lukas Graham. Walaupun sebenarnya yang menggunakan bukan langsung orang-orang tersebut namun para Engineers  seperti Dieter Hartmann, Nick Mac, merekalah yang menggunakan software dari Kuassa ini.



Untuk Indonesia sendiri beberapa penyanyi dan grup band seperti Lafa Pratomo, Danilla Musik, Widi Puradiredja dari maliq and D'Essentials. Masih banyak beberapa nama terkenal yang sudah sejak beberapa tahun belakangan ini bekerja sama dengan perusahaan yang berlokasi di Bandung ini.

Karena itu keikutsertaan Kuassa dalam Frankfurt Musikmesse dianggap sangat penting, karena disinilah para industri musik dari seluruh dunia berkumpul. Kuassa mengaku, hal ini bisa berjalan berkat partisipasi pemerintah di bawah dukungan Bekraf yang membuat mereka bisa terus melakukan dan mencari patner bisnis di luar negeri.

Kuassa mengakui salah satu yang membuat karya mereka sering mendapatkan kerugiaan adalah pembajakan atas hak cipta mereka. Karena itu, mereka harus selalu aktif agar program-program mereka bisa selalu dilirik banyak kalangan musisi dari industri musik.

Anak-anak muda yang bergabung di Kuassa mengharapkan agar di Tanah Air nama mereka bisa diletakan di proaudio dunia, dalam arti bisa bersanding dengan software dunia lainnya seperti Sanders, Marshall dan Fox atau Yamaha. Kuassa berharap suatu saat perusahaan mereka bisa menjadi bagian dari software besar di dunia.

Kuasa Teknik
Jl.Sukasenang V no.14
Bandung 40124
https://www.kuassa.com/



 


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Kota Frankfurt Di Ramaikan Oleh Parade Budaya Indonesia!

18 Juni 2018 - Frankfurt, Jerman

Dini Kusmana Massabuau

Kuliner Indonesia Street Food Goes To Frankfurt

29 Juni 2018 - Frankfurt, Jerman

Dini Kusmana Massabuau

Pameran Kuliner Dan Kerajinan Indonesia Di Frankfurt Menarik Banyak Pengunjung!

27 Agustus 2018 - Frankfurt, Jerman

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.