Peningkatan Komoditi Ekspor Kopi Indonesia di Perancis Selatan


Berita setempat
schedule 15 Juni 2019
Marseille , Perancis
Img 20190615 222156

Pentingnya peningkatan ekspor komoditas kopi disampaikan oleh Menko Perekonomian dalam kunjungannya ke Marseille.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution berkunjung ke Marseille tanggal 14 Juni 2019, Prancis dan bertemu Walikota Marseille, Mr. Jean-Claude GAUDIN dan berkunjung ke pusat industri kopi Henry Blanc.

Kunjungan ke Marseille merupakan rangkaian kunjungan kerja, setelah Grasse, dalam rangka promosi peningkatan hubungan ekonomi dan komersial dengan wilayah Prancis Selatan.

Menko Perekonomian menyampaikan perlunya dukungan Walikota Marseille untuk mendorong perdagangan di wilayahnya dengan Indonesia, terutama komoditas kopi.



Menko Perekonomian melihat potensi yang baik  bagi para pemuda Indonesia untuk belajar ke Marseille dalam bidang bidang keahlian yang menjadi keunggulan Perancis, seperti proses pembuatan parfum dan pengolahan kopi.

Walikota Jean-Claude GAUDIN menyambut baik keinginan Indonesia mengintensifkan hubungan dagang dengan Perancis Selatan, dan merasa sangat terbantu dengan adanya perwakilan diplomatik asing dalam menjalin hubungan dagang dengan negara negara sahabat. Walikota sangat mendukung hubungan perdagangan dan komersial langsung, dan khususnya komoditas kopi, Marseille memiliki pusat industri kopi yang memiliki jaringan luas.

Seusai pertemuan dengan Walikota Marseille, Menko perekomomian didampingi oleh Deputi Bidang Kerjasama Internasional dan Konjen RI Asianto Sainambela berkunjung ke industri kopi Henry Blanc. Wakil Walikota Marseille bidang Hubungan Internasional & Kerjasama Eropa - Laut Tengah, Jean Roatta ikut dalam kunjungan ke pusat industri kopi kota Marseille.

Industri kopi Henry Blanc lebih banyak mengimpor kopi dari wilayah Afrika dan Amerika Latin, sementara kopi dari Asia diimpor dari Vietnam dan Indonesia. Kopi Indonesia yang diimpor oleh Henry Blanc adalah kopi Jawa jenis Arabica, sebagai bahan utama coffee blending sesuai selera pasar  dan konsumen setempat.

Kedua pihak berkomitmen untuk membuka kontak usaha seluas-luasnya, khususnya untuk membangun jalur dagang langsung komoditas kopi Indonesia. Sebagaimana dipaparkan oleh Menko Prekonomian, terdapat cukup banyak daerah daerah di Indonesia yang memiliki produk komoditas sangat baik namun masih tertinggal dalam hubungan dagang dan pemasaran Internasional.

Pemerintah tengah melakukan riset pengembangan bibit unggul untuk perkebunan dan pertanian rakyat, dan membuka akses pasar internasional.

Peluang pasar untuk produk kopi indonesia di wilayah Marseille cukup menjanjikan dengan konsumsi kopi yang tinggi,  serta terdapat kebutuhan besar kopi dari Indonesia yang dapat diserap industri di Perancis Selatan.

 

 


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.