KBRI Stockholm Gelar Resepsi Diplomatik Peringati HUT Ke-74 RI


Berita setempat
schedule 06 Oktober 2019
Stockholm, Swedia
71672633 2487203564703402 7105768583707230208 n

Acara ini dihadiri lebih dari seratus orang kalangan komunitas diplomatik di Swedia, pejabat pemerintahan Swedia, pengusaha, dan akademisi terkemuka di Swedia.

(Stockholm) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Stockholm, Swedia, gelar acara resepsi diplomatik sebagai bagian peringatan HUT ke-74 kemerdekaan Indonesia.

Acara ini diselenggarakan pada Jumat (4/10) waktu setempat dan dihadiri lebih dari seratus orang kalangan komunitas diplomatik di Swedia, pejabat pemerintahan Swedia, pengusaha, dan akademisi terkemuka di Swedia.

Pada sambutannya, Dubes RI untuk Swedia Bagas Hapsoro menyampaikan sejumlah fakta mengenai Indonesia ke para tamu undangan.



Bagas menyampaikan fakta bahwa Indonesia adalah negara berpenduduk keempat terbesar di dunia dan mendapatkan rangking teratas sebagai negara demokratis dengan populasi mayoritas Muslim.

Dalam beberapa tahun belakangan, Indonesia juga mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi, politik, keamanan yang kuat dan stabil, dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

Dia juga menyampaikan baiknya hubungan bilateral Indonesia dan Swedia yang telah terbina sejak 1950.

"Indonesia dan Swedia akan memperingati 70 tahun hubungan bilateral tahun depan, dan untuk itu kedua negara telah menikmati hubungan yang stabil dan terus berkembang dan memiliki kesamaan visi akan dunia yang damai dan sejahtera," ujar Bagas seperrti tertulis di keterangan kepada wartawan, Sabtu (5/10/2019).

Resepsi diplomatik ini dimulai dengan penampilan Tari Saman oleh tim gabungan PPI dan komunitas WNI di Swedia. Selain itu juga tampil tim Gamelan Gongbron dan penampilan tari Bali.



Gamelan Gongbron adalah tim yang cukup unik dimana para anggotanya terdiri dari WNI dan WN Swedia yang sangat mencintai dan pandai memainkan alat musik Gamelan.

Selain penampilan musik dan tari tersebut, disajikan pula berbagai kuliner khas Indonesia. Kuliner tersebut diantaranya adalah nasi goreng ayam, rendang daging pedas, dan wedang jahe. Menarik melihat tamu-tamu Swedia dan asing lainnya sangat menikmati sajian khas Indonesia tersebut.



Indonesia dan Swedia akan memperingati 70 tahun hubungan bilateral kedua negara pada 2020. Salah satu milestone hubungan kedua negara ditandai dengan kunjungan Raja Swedia ke Indonesia pada 2017 lalu.


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Muslimah Indonesia Ini Menjadi Tokoh Pembicara di Teknopreneur di Stockholm.

16 September 2018 - Stockholm, Swedia

Dini Kusmana Massabuau

Musik Gamelan Memukau Musisi Piano Klasik Swedia.

01 Oktober 2018 - Stockholm, Swedia

Dini Kusmana Massabuau

Warga Latvia Kagum Dengan Wonderful Indonesia

08 Februari 2019 - Stockholm, Swedia

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.