Chef Indonesia Jadi Juri untuk Bakery Master di Prancis


Berita setempat
schedule 01 Februari 2018
Paris, Perancis
William wongso

Nama Indonesia bakal kembali dikenal di dunia internasional. Kali ini subjeknya melalui chef William Wongso. Pakar kuliner kebanggaan Indonesia itu terpilih menjadi salah satu juri di ajang "Bakery Masters 2018".

Inilah salah satu kompetisi bergengsi di dunia kuliner. Khususnya dalam pembuatan roti. 18 peserta dari berbagai negara akan bertarung untuk menjadi yang terbaik di kompetisi ini.
“Nantinya Chef William Wongso akan menjadi member juri. Tidak sendiri melainkan bersama dengan lima orang juri dari Swedia, Great Britain, Costa Rica, Austria dan Spanyol," ujar Ketua Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Prancis, Eka Moncare. 

Eka menjelaskan, kompetisi kuliner Internasional itu akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 Februari 2018 di Paris. Event tahunan itu diadakan bersamaan dengan pameran EUROPAIN. Sebuah pameran terbesar di bidang bakery, pastry dan chocolate yang dilaksanakan setiap tahun di Paris.
"Nantinya pak William juga akan memilih enam pembuat roti terbaik dengan spesialisasinya masing-masing,” ujar Eka.



Terpilihnya William Wongso, jelas Eka, tentu akan memberikan dampak yang besar bagi Indonesia. Terutama untuk mengenalkan Indonesia dengan ragam kebudayaanya. Dimana hal tersebut juga dapat dilihat dari banyaknya jenis masakan khas Indonesia.
Untuk itu VITO Prancis akan menggunakan kesempatan ini untuk membuat networking dengan chef-chef internasional lainnya. Untuk bisa membuat kerja sama kedepannya mempromosikan Indonesia lewat event-event kuliner internasional. 

“Hadirnya chef Wiliam dapat membuat networking dengan chef-chef international dan Prancis melalui acara Bakery master ini. Selain itu tentu diharapkan akan ada kolaborasi dan kerjasama kedepannyanya untuk mempromosikan Indonesia lewat event-event kuliner Internasional,” tambah Eka.
Hal ini memang tak berlebihan. Prancis selama ini dikenal sebagai kiblat gastronomi dunia. Di Prancis semua tatanan memasak dan pengetahuan tentang bahan yang digunakan, sampai dengan teknik presentasi berkembang sangat pesat.
Sekolah-sekolah memasak juga cepat menyebar di seantero Perancis. Standarnya sudah banyak dijadikan rujukan gastronomi dunia. Sampai-sampai sekolah memasak di Indonesia pun menggunakan kurikulum dan teknis negara gastronomi ini.
“Ini ibukotanya gastronomi dunia. Orang Prancis terkenal pandai menilai dan menghargai makanan. Artinya untuk masuk dalam industri makanan di Prancis bukanlah hal yang mudah. Tapi saat gastronomi Indonesia tampil di Prancis, justru mereka yang antusias dengan kita. Ini prestasi besar,” katanya.
Menpar Arief Yahya menyambut baik terpilihnya William Wongso sebagai salah satu juri di ajang tersebut. Menurutnya hal tersebut akan menjadi salah satu pintu untuk semakin memperkenalkan dan mempromosikan Indonesia.
"Terlebih saat ini jumlah wisatawan asal Prancis yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali semakin besar. Sehingga kehadiran William Wongso akan semakin memperkenalkan Indonesia di masyarakat Prancis," ujar Menpar Arief Yahya.
Ia mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan Prancis ke Bali pada tahun 2017 mencapai 162.288. Jumlah tersebut lebih besar dari tahun 2016 yang mencapai 147.413 wisatawan.
"Dan mempromosikan Indonesia lewat kuliner, khususnya gastronomi akan sangat efektif ke publik Prancis. Disamping melalui massage dan spa," ujar Menpar Arief Yahya.



Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Indonesia Hadir Di Pusat Kota Paris Selama Satu Minggu!

01 Juni 2018 - Paris, Perancis

Yuyu Hagenbucher


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.