Sendra Tari Jawa di Perancis kembali di gelar di Perancis.


Berita setempat
schedule 02 Maret 2018
Nanterre, Perancis
Wuyung amberung gamelan pentas kbri paris pantcha indra

Bagi para penggemar seni tari jawa di Perancis, sebuah drama tari Wuyung Amberung, kisah cinta tragis bisa kita nikmati di Universitas Paris X jumat tanggal 16 Maret!

Sendra tari Wuyung Amberung yang menceritakan kisah cinta yang berakhir tragis antara Sarpakenaka, adik dari Rahwana yang juga seorang Dewi Ular yang sakti dan kejam dan Lesmana, adik dari Rama yang berwatak halus dan sakti.

Pementasan ini dipersembahkan para seniman Indonesia yang bergabung dalam Asosiasi Pantcha Indra, grup Tari Joged Nusantara, Asosiasi Sekar Jagad Indonesia, grup gamelan Citè de la musique Philharmonie de Paris, grup gamelan Unigong, grup tari Universitas Nanterre, sekolah musik Un, Deux, Trois, Musique di Sion-Swiss dan didukung oleh KBRI Paris.

KBRI Paris, memberikan dukungan salah satunya dengan mendatangkan tiga seniman tari dari Solo ke Paris. Mereka adalah, para dosen dan penari kraton Mangkunegaran yaitu, Wahyu Santoso Prabowo, yang dikenal sebai sutradara, penabuh gamelan, penari dan juga dosen ISI Solo. Irwan Dhamasto, juga dikenal sebagai penari dan dosen ISI Solo. Dan yang terakhir adalah Dewi Galuh Sintosari, merupakan penari kraton Mangkunegaraan.

Selama 10 hari para seniman yang tergabung ini, diberikan latihan dan kerja sama oleh ketiga seniman di KBRI Paris. Tujuannya di datangkannya para seniman berbakat dari Solo ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para seniman tari dan seniman gamelan. Dengan serius dan semangat kurang lebih 50 orang, terdiri dari penabuh gamelan, penari dan juga sinden mereka berlatih dengan materi selama 9 jam pelatihan per hari. Suatu kerja keras, yang tujuannya adalah untuk semakin memperkenalkan budaya Jawa di Perancis.

Diharapkan program mensosialisasikan budaya Indonesia di Perancis akan terus berjalan dan mendapat respon positif dari masyarakat Perancis yang memang menjunjung tinggi seni dan budaya.

Pengunjung yang tertarik bisa datang secara gratis, namun harus memesan undangan karena terbatasnya tempat.

Théâtre Koltès
Université Nanterre
200 Av. de la République
92000 Nanterre


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.