Pertunjukan Seni Indonesia Di Inggris Membuat Penonton Terpesona!


Berita setempat
schedule 06 April 2018
London, Inggris
Img 5288 768x512

Musik angklung, tarian bali dan pertujukan wayang kulit, ditampilkan di KBRI London dalam rangka pertujunjukan seni budaya Indonesia. Kesenian ini membuat yang hadir terpukau!

Warga Indonesia merayakan malam kesenian bertema Bali in Westminster dengan rangkaian pertunjukan tarian tradisional, gamelan dan wayang kulit di bawah arahan Profesor I Nyoman Sedana, profesor teater internasional di Institut Seni Indonesia Denpasar dan Visiting Academic di Center for Asian Theatre and Dance di Royal Holloway, University of London pada musim semi tahun 2018. Bertempat di KBRI London dan dihadiri oleh para undangan dari masyarakat Indonesia, serta sebagian besar penggiat seni dan mahasiswa yang merupakan warga Inggris, acara ini dibuka dengan sambutan dari Duta Besar RI di London, Dr. Rizal Sukma, dan diikuti oleh penampilan pembuka tamu istimewa, The London Angklung Ensemble.



Center for Asian Theatre and Dance di Royal Holloway, University of London mengawali rangkaian acara malam kesenian dengan Gamelan Bali diikuti oleh Balinese dance-drama “Panji Semirang”.



Dalam pertunjukan Wayang Kulit Shadow Theatre, Profesor I Nyoman Sedana membawakan kisah “The Death of Indrajit” dari wiracarita Ramayana. Profesor I Nyoman Sedana membawakan kisah ini dengan penuh semangat melalui suara sang profesor yang menjadi ciri khasnya tersendiri, diiringi alunan gamelan sebagai latar, mampu membawa penonton terpukau secara emosional terlebih untuk para penonton anak-anak. Wayang Kulit Shadow Theatre turut dibantu oleh Peter Maurer sebagai pendongeng dan Paula Friar sebagai penggubah musik. Wayang Kulit Shadow Theatre telah memukau para penonton sebagai pertunjukan penutup Bali in Westminster.


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.