Tiga Pelajar Indonesia Kembali Meraih Prestasi di Perancis


Berita setempat
schedule 01 Juli 2018
Poitiers, Perancis
36312394 10213609753690417 4095349559817928704 n

Ketiga pelajar ini memenangkan kompetisi MT180. Yaitu perlombaan untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka hanya dalam waktu 180 detik menggunakan bahasa perancis!

Inilah tiga pelajar asal Indonesia yang meraih gelar juara di perlombaan MT180 edisi 2018. Yaitu Made Windu Kesiman juara pertama, Bachtiar Wahyu Mutaqin urutan kedua dan Dina Adinda pemenang ketiga. Mereka meraih penghargaan atas penelitian mereka yang digelar berkat kerja sama Institut Perancis di Indonesia (IFI), Kedutaan besar Perancis di Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) yang digelar di Futuroscope, Poitiers (26/06/2018).

Kompetisi ini dibuka oleh Duta Besar Indonesia di Perancis, Hotamangaradja Pandjaitan, didampingi oleh Dubes Perancis untuk Indonesia Jean-Charles BERTHONNET. Dalam perlombaan ini, kesembilan kandidat diminta untuk mempresentasikan penelitian karya ilmiah mereka selama 3 menit di depan para juri dan publik, dalam bahasa perancis dan wajib dimengerti secara mudah oleh orang umum.  Padahal penelitian yang mereka persembahkan itu adalah hasil kerja yang memakan waktu dan tenaga sangat banyak.

Dari puluhan peserta yang mendaftar, panitia menyeleksi 9 kandidat. Kesembilan finalis itu adalah Made Windu Antara Kesiman, Bachtiar Wahyu Mutaqin, Dina Adinda, Gara Samara Brajadenta, Hariyanto IH, Roman Ardian Goenarjo, Setyawan Ajie Sukarno, Prasaja Wikanta dan Andy Triwinarko.



Semua kandidat memiliki ide-ide menarik dan cemerlang. Namun Juri harus memilih tiga juara, dan karya penelitian yang dianggap unggul adalah mengenai pelestarian naskah lontar kuno agar mudah diakses oleh publik dari Windu meraih juara pertama, disusul dengan karya penelitian mengenai dampak relief letusan gubung berapi Samalas di Lombok dari Wahyu Mutaqin. Penelitian mengenai sistim pengajaran hibrid (campuran antara tatap muka dan kuliah darling) meraih urutan ke tiga dari satu-satunya finalis wanita yang berhasil lolos di MT180 ini.

Kemenangan atas ide dari penelitian ketiganya ini mendapatkan hadiah berupa uang dari 500 euros hingga 2000 euros. Uang tersebut bisa mereka gunakan untuk melanjutkan penelitian dan keperluan pendidikan mereka nantinya.

Bagi yang ingin ikut serta dalam perlombaan MT180 ini, syarat utamanya adalah mereka yang sedang menempuh pendidikan S3. Bila bisa berhasil lolos seleksi, jalan untuk mengembangkan penelitian akan semakin besar. Karena menang atau kalah, ide-ide mereka ini dalam kompetisi MT180 yang banyak dihadiri oleh ratusa  peneliti dan  perwakilan universitas dari dua negara  di sinilah merupakan kesempatan besar  untuk para peserta mempresentasikan penelitian mereka lebih lanjut kepada para instansi terkait.

Siapa tahu ide-ide ini nantinya bisa bekerja sama atau terbeli dan menghasilkan sebuah penemuan baru.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Pesilat Indonesia Berjaya Di Festival Bela Diri Dunia!

01 April 2018 - Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.