Mengenal Sosok Wanita Asal Blitar Sukarelawati Pengajar Mualaf dan Pemandi Jenazah Termuda di Hong Kong

Catatan Lutfiana Wahid-Hong Kong

Bincang-bincang kita kali ini menghadirkan seorang perempuan hebat asal Blitar yang dikenal sangat ramah dan rendah hati. Ia mengabdi sebagai sukarelawan pengajar mualaf di HIG (Helpers of Islam Group) Masjid Ammar Wan Chai, Hong Kong, sekaligus sukarelawan termuda pemandi jenazah muslim di Cemetery Happy Valley, Hong Kong.

Dalam kesempatan spesial ini, Yati Zubaidah akan berbagi kisah perjalanan hidup, motivasi, serta suka duka dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan keagamaan tersebut.

Wawancara ini dipandu oleh kontributor Surat Dunia, Lutfiana Wahid.

Assalamualaikum mbak Yati apa kabar?

Waalaikumsalam Warohmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah kabarnya baik.

Bisa di ceritakan awal mula mengajar menjadi Volunteer HIG HK?

Tahun 2010 baru mulai joint, mulai mengajar dari tahun 2011menuju tahun 2012 hingga sekarang. Dari jumlah yang cukup sedikit kita bentuk kelas belajar, yaitu Beginner Class ada pelajaran Iqro’, Beginner Aqidah, Beginner Tauhid dan Beginner Fiqih.

Alhamdulillah dengan akumulasi teman teman yang sudah lama Mualaf nya semakin lama semakin bertambah ada juga yg sudah pulang ke Philipina beliau bernama sister Sumaiyah di sana bergabung di komunitas Islam sehingga beliau bisa mengaplikasikan ilmu yang sudah dapat selama belajar di HIG Hong Kong, bisa public speaking, introduce dakwah di Philipina. Dan satunya bernama sister Samia Niaga membuka TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an) free untuk teman teman mualaf kalangan kurang mampu. Di Philipina untuk mencari guru sangat susah.

Apa tantangan selama ngajar di HIG HK?

Tantangan nya banyak sih, (sambil tersenyum ramah) ada yang bilang bukan Ustadzah aja ngajar! Dakwah itu mesti ada Abu jahal Abu lahab yang mau menggulingkan dakwah itu pasti, karena syetan tidak akan diam kalau ada yang melakukan ibadah. Syetan akan selalu akn menggelincirkan niat dengan berbagai macam cara dengan ejekan, olok olokan yang pedas, dari arah mana saja yang berupaya untuk menjegal.

Disini susahnya kali di dakwah. Tapi karena kita pernah belajar “Nabi Muhammad SAW” dalam dakwahnya di Thoif kita belajar dari situ. Prophet Muhammad SAW the best men among the mandkind itu saja masihbanyak yang mencela banyak yang melempar batu menghina, tapi apa beliau membalas? Beliau tidak pernah membalasnya, beliau tetap menjalankan dakwahnya. Karena kewajiban manusia itu ada 2 yaitu :
No 1 adalah wordship Allah a lord yang Allah firmankan di Qur’an Surat 51 Adh Dhariyat ayat 56 : I did not create jinn and humans except to worship Me.
No 2 adalah dakwah. Dakwah itu adalah kewajiban semua umat Islam di muka bumi ini. Karena kita harus menginfirmasikan kepada semua orang di muka bumi ini bahwa Islam itu Rahmatan lil Alamiin, Qur’an itu bukan untuk Muslim saja yang boleh membaca. Qur’an itu adalah panutan semua manusia, semua ciptaan Allah SWT yang namanya manusia itu di kasih GUIDANCE namanya AL QUR’AN. Kenapa Allah memberikan Guidance, karena Allah menciptakan kita, Allah tau weakness nya kita, tau napsunya kita jadi kontrolnya/petunjuk nya adalah Al Qur’an kalau pingin sukses dunia akhirat.

Apa harapan ke depan untuk teman2 Mualaf Indonesia dan Philipina ?

Harapan yang pertama untuk Mualaf Philipina saya pingin kepada mereka saat kembali ke negara nya itu dengan membawa ilmu menjadikan beliunya itu Ambassador Islam yang menyerukan Islam di tempat kelahirannya. Karena di Philipina itu masih jarang dan pembelajaran islm itu minum karena jauh dari Masjid. Alhamdulillah Allah bless us di Hong Kong itu jangkauannya mudah walaupun di ujungnya Hong Kong mau ke Masjid itu mudah transportasinya dan fasilitasnya Allah mudahkan. Harapan kami mereka itu pulang kenegaranya menjadikan daiyah daiyah Islam.

Untuk mualaf Indonesia nya saya pingin banget teman teman itu sadar Kalau kewajiban kita itu bukan hanya worship Allah alone, bukan hanya sholat, dan puasa saja. Kewajiban kita itu menyebarkan Islam, dengan apa? Yaitu dengan akhlak dengan karakter itu juga bisa menyebarkan Islam, terus bagaimana kita menggandeng mereka, menyejukkan hati teman teman kita, bagaimana Islam mengajarkan kita kita tanamkan pada diri kita sendiri sehingga kita itu bisa mencontohkan kepada orang lain. Dan teman teman Mualaf Indonesia itu biar memahami tidak hanya seorang Ustadz Ustadzah yang bisa berdakwah tapi semua punya kewajiban dakwah.

Kapan mulai menjadi Volunteer Pemandi Jenazah muslim di Cemetery Happy Valley Hong Kong?

Mulai tahun 2023 to now. Volunteers paling muda saya (46 thn) yang lain , 1 orang Indonesia, Pakistan dan orang China usia 68 tahun, 2 orang usia 79 tahun, usia 82 tahun, dan yang paling tua usia 88 tahun Masha Allah.

Apa pesan buat teman teman di luar negeri khusus nya di Hong Kong?

Awal kita semua pergi ke luar negri dengan niat dan tujuan ibadah mengais rejeki untuk mensyuport keluarga tercinta dan memperbaiki ecknomi keluarga, maka dari itu kita harus bisa menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita, hablum minnalllah dan hablum minnannas. Kita harus ingat yang Allah sebutkan di Al-Qur’an semua yang hidup pasti akan merasakan kematian. Maka dari itu janganlah lalai melakukan ibadah mendekatkan diri pada Allah SWT dengan melakukan semua yang di perintahkan Nya dan menjauhi semua yang di larang Nya, seperti dari niat awal kita berangkat bekerja mencari rejeki yang halal yang penuh ridha dari Allah SWT. Renungan! Kita setiap waktu mendapatkan peringatan dari Allah SWT, dari teman teman Pekerja Migrant Indonesia yang sakit, kecelakaan sampai pulang kerahmatullah. Maka dari itu penyakit dan kematian adalah sebaik baiknya peringatan bagi kita yang mau merenungkannya dan kematian tidak mengenal usia. Maka dari itu jagalah dan cintai diri kita sebaik baik mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *