Santri Muallimin Muhammadiyah Dakwah Ramadan di Hong Kong

Catatan Lutfiana Wahid Hong Kong

Dompet Dhuafa Hong Kong membersamai para santri Madrasah Muallimin dan Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta dalam program Ramadan Global Experience (RGE) 1447 H.

Ahad, 8 Maret 2026 di kantor Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK), aktivitas dimulai sejak pukul 09.00 pagi dengan dzikir pagi Al Ma’surat yang dipimpin oleh Ustadz Muchammad Fariz Maulana Akbar, M.Ag selaku Dai Ambassador DDHK. Kegiatan ini diikuti para relawan serta para santri Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta bersama pembimbing mereka, Ustadz Abd Wakhid Muizudin.

Setelah dzikir pagi, kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Ustadz Azmi Hafizhuddin, Lc., M.A. Dalam tausiah singkatnya, beliau mengingatkan pentingnya memperbarui niat dalam menjalankan puasa.

Beliau menjelaskan bahwa dalam mazhab Syafi’i, niat puasa dianjurkan dilakukan setiap malam setelah salat Tarawih. Sedangkan dalam mazhab Maliki, niat puasa dapat dilakukan sekali untuk satu bulan penuh. Namun demikian, memperbarui niat setiap hari tetap dianjurkan agar tujuan ibadah tetap terjaga.

Menurutnya, niat seseorang bisa saja berubah seiring waktu, tempat, dan aktivitas yang berbeda. Seseorang yang awalnya berniat membaca Al-Qur’an atau memperbaiki bacaan melalui tahsin bisa saja lalai karena berbagai kesibukan. Oleh karena itu, memperbarui niat setiap hari menjadi cara untuk menjaga keikhlasan dan konsistensi ibadah selama Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menganjurkan untuk memperbanyak sedekah di bulan Ramadan. Sedekah dapat membantu menghilangkan sifat iri dan dengki, sekaligus menumbuhkan empati terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan atau kelaparan. Dengan berbagi, seseorang akan merasakan kebahagiaan dan energi positif yang membuat hati menjadi lebih tenang dan bersyukur.

Setelah kajian pagi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas rutin di kantor DDHK. Sebagian santri mengikuti kegiatan tahsin, sementara yang lain bersiap melakukan dakwah di beberapa majelis taklim di Hong Kong.

Sebelum berangkat untuk berdakwah, Ustadz Abd Wakhid Muizudin menjelaskan bahwa program Ramadan Global Experience (RGE) 1447 H yang diselenggarakan Madrasah Muallimin dan Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Hong Kong sebagai manajer dakwah. Selain itu, program ini juga didukung oleh PCI Aisyiyah Hong Kong dan SaranMu Hong Kong.

Madrasah Muallimin Yogyakarta memiliki program khusus setiap Ramadan dengan mengirim para santri ke berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Hong Kong, Amerika Serikat, Jepang, dan Taiwan. Para santri yang diberangkatkan akan terlibat dalam kegiatan syiar Islam bersama komunitas Muslim di negara tujuan.

Beliau juga menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan para santri tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, melainkan melakukan praktik langsung di lapangan dengan membantu berbagai kegiatan komunitas Muslim. Program ini dikenal sebagai Ramadan Global Experience atau safari Ramadan.

Untuk dakwah di Hong Kong sendiri, kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga berturut-turut setiap Ramadan, meskipun dengan santri dan pembimbing yang berbeda setiap tahunnya.

Harapannya, para santri dapat memiliki wawasan global tentang dakwah di tingkat internasional. Mereka belajar beradaptasi dengan lingkungan baru serta menghadapi berbagai tantangan dakwah di luar negeri.

Ke depan diharapkan semakin banyak santri yang terlibat dalam syiar Islam di Hong Kong, seperti mengikuti pengajian, menyimak pembacaan Al-Qur’an, serta berinteraksi dengan komunitas Muslim setempat.

Pada program tahun ini, terdapat lima orang santri yang diberangkatkan ke Hong Kong, terdiri dari siswa kelas 1 MA dan kelas 2 MA. Para peserta telah melalui proses seleksi yang mencakup kemampuan agama, bacaan Al-Qur’an, serta praktik ibadah.

Rombongan santri berada di Hong Kong sejak 24 Februari hingga 22 Maret 2026 untuk menjalankan berbagai kegiatan dakwah selama bulan Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *