Mengais Bisnis di Festival Indonesia di Moskow


Berita setempat
schedule 14 Agustus 2018
Moskow, Federasi Rusia
39147810 166668790816697 7787934876371517440 n

Festival Indonesia yang berlangsung di Moskow pada 3-5 Agutus tidak hanya untuk memperkenalkan budaya saja namun ternyata ajang ini menjadi potensi besar untuk mendapatkan peluang berbisnis antar negara.

Festival Indonesia di Moskow yang berlangsung  tanggal 3-5 Agustus 2018 lalu tidak hanya sebagai ajang promosi seni budaya Indonesia kepada masyarakat Rusia, namun juga sebagai tempat untuk mengais bisnis kerja sama Indonesia di Rusia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia M. Wahid  Supriyadi mencatat besarnya peluang bisnis dari penyelenggaraan festival. Menurut Dubes Wahid, banyak pelaku bisnis Indonesia peserta festival ini juga melihat sendiri peluang dan potensi bisnis tersebut, termasuk kalangan usaha kecil menengah (UKM).

“Di hari terakhir festival saya keliling booth dan berbincang-bincang dengan para pelaku bisnis peserta festival. Mereka mengatakan besarnya peluang pasar di Rusia bagi produk Indonesia dan banyak peminat atau buyer yang ingin membeli produk Indonesia dan bahkan cukup banyak yang sudah mendapat pembeli dan distributor,” kata Dubes Wahid.

Dubes Wahid mengatakan festival ini antara lain untuk membantu para UKM dari berbagai wilayah Indonesia dalam mempromosikan produknya. Hal ini sesuai dengan tema festival, yaitu Visit Wonderful Indonesia: Explore our Regions.

Selama festival, berbagai macan produk Indonesia dipamerkan mulai dari aksesoris, souvenir, pakaian, kopi, sambal, blackgarlic,
minyak sawit, hingga kuliner, seperti bakso, sate, nasi goreng dan martabak. Pada umumnya produk-produk tersebut diminati warga Rusia.

Para peserta yang juga perancang busana
dari UKM bergembira bahwa pakaian hasil rancangannya sangat diminati warga Rusia. Begitu pakaian-pakaian diperlihatkan dalam peragaan busana oleh para model warga Rusia, para pengunjung sudah menunggu untuk memilikinya. Di antara pengunjung ada yang membeli lebih dari satu pakaian dan tidak sedikit yang tidak kebagian karena jumlahnya terbatas.

Buah tropis masih terbatas di Rusia, sedangkan buah-buahan tersebut diminati warga Rusia. Melihat peluang ini, pada saat Festival Indonesia Direktur PT. Sumatera Siberia Kompaniya Fauzi Nasution langsung membuat kesepakatan dengan Direktur Prodigy Land Co., Ltd dari Mosk
ow Andei Zakharov. Kedua pihak menandatangani Memorandum Saling Pengertian mengenai pengiriman buah-buahan dari Indonesia ke Rusia. Protensi nilai transaksi kerja sama ini adalah USD 50.000 dalam pengiriman setiap dua minggu sekali, atau sekitar USD 1.200.000 dalam setahun.

Fauzi Nasution mengatakan salah satu tantangan peningkatan intensitas kerja sama Indonesia dan Rusia adalah tidak adanya penerbangan langsung dari Jakarta ke Moskow dan sebaliknya. Menurut Fauzi, penerbangan langsung tidak hanya akan meningkatkan arus penumpang, termasuk wisatawan Rusia ke Indonesia dan jasa, tetapi juga barang-barang atau kargo, termasuk ekspor buah-buahan dari Indonesia ke Rusia.

“Tidak adanya penerbangan langsung ini
dapat mengganggu harga dan kualitas penjualan buah-buahan. Diharapkan adanya penerbangan langsung Indonesia ke Rusia dapat segera terealisir,” kata Fauzi.

Festival Indonesia ketiga ini diselenggarakan di sebuah Taman “Krasnaya Presnya” seluas 16,5 ha di pusat kota Moskow. Selama tiga hari penyelenggaraan, Festival dikunjungi lebih dari 135 ribu orang warga Moskow dan sekitarnya.


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.