Atlet Panjat Tebing Alfian M. Fajri Jadi Juara Dunia di Prancis


Chamonix , Perancis
Screenshot 20190715 135512

Medali emas kali ini diraih dari ajang IFSC Worldcup Chamonix, Prancis, Jumat (9/7/2019).

Alfian berhasil menjadi yang tercepat setelah mengalahkan atlet panjat tebing asal China, Zhong Qixin. Atlet asal Solo, Jawa Tengah, ini menorehkan catatan waktu 5,764 detik, sedangkan Zhong Qixin 6,382 detik. Alfian mengungkap kunci kemenangannya adalah ketenangan.




Saat mampu menguasai diri dan fokus, dia berhasil menjadi yang terbaik. "Saya merasa makin tenang dalam menghadapi tekanan," ujar Alfian di sela persiapan upacara penyerahan medali di Chamonix, Prancis.

Untuk medali perunggu diraih Vladislav Deulin dengan catatan waktu 6,057 detik. Deulin unggul setelah lawannya asal Ukraina, Danyil Boldyrev, mengalami fall. "Di era speed, ini pertama kalinya kita juara dunia di Eropa," ujar Pristiawan Buntoro, manajer timnas panjat tebing.

Alfian mengungkap kunci kemenangannya adalah ketenangan. Saat mampu menguasai diri dan fokus, dia berhasil menjadi yang terbaik.

"Saya merasa makin tenang dalam menghadapi tekanan," ujar Alfian di sela persiapan upacara penyerahan medali di Chamonix, Prancis. Untuk medali perunggu diraih Vladislav Deulin dengan catatan waktu 6,057 detik.

Deulin unggul setelah lawannya asal Ukraina, Danyil Boldyrev, mengalami fall. "Di era speed, ini pertama kalinya kita juara dunia di Eropa," ujar Pristiawan Buntoro, manajer timnas panjat tebing.


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Siapa yang sangka, desa kecil Baregbeg Ciamis, justru memiliki sekolah islam yang maju.

15 September 2017 - Ciamis, Indonesia

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.