Warga Denmark Nikmati Cita Rasa Kuliner Nusantara di Festival Gentofte


Berita setempat
schedule 29 September 2019
Kopenhagen, Denmark
Suasana bazaar  3

Pengunjung tidak hanya menikmati berbagai kuliner dan jajanan pasar Indonesia juga dibuat terpukau oleh atraksi pencak silat.

(Kopenhagen) Berbagai kuliner nusantara, seperti rendang, kalio ayam, gulai, sate ayam, nasi goreng, mie ayam, bakso pangsit, martabak telor, pempek, serta berbagai jajanan pasar dinikmati oleh masyarakat Denmark saat “Gentofte Night” atau Festival Budaya Gentofte yang digelar di halaman KBRI Kopenhagen, Sabtu, 27 September 2019. Pengunjung juga tidak ketinggalan menikmati wedang secang dan kopi Indonesia yang menghangatkan di tengah cuaca yang mulai dingin memasuki musim gugur.



KBRI Kopenhagen berpartisipasi pada Festival Budaya Gentofte ini yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kotamadya Gentofte setiap tahun,” ujar M. Ibnu Said, Duta Besar Indonesia untuk Denmark. “Ini merupakan kesempatan untuk mempromosikan kuliner Indonesia, budaya dan pariwisata Indonesia,” lanjutnya.

Selain makanan, berbagai produk Indonesia juga laris manis dibeli oleh pengunjung, tidak hanya oleh warga Indonesia, tetapi juga oleh warga Denmark, seperti kecap Bangau, saos ABC, abon, teh Tong Tji, dan aneka sambal. Produk-produk seperti kain batik dan tenun juga banyak diminati, terutama oleh pengunjung wanita.



Pengunjung juga dibuat terpukau dengan atraksi pencak silat Setia Hati Anoman yang dibawakan Martin Sangill dan murid-muridnya. Sebagian penonton juga kemudian ikut mencoba jurus-jurus silat tersebut. Selain itu pencak silat, pengunjung juga antusias mengikuti workshop gamelan dan angklung yang dipandu oleh para staf KBRI Kopenhagen.



Selain promosi kuliner dan budaya, partisipasi Indonesia ini juga bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan people-to-people contact antara warga Indonesia dan Denmark,” ujar Dubes Ibnu. KBRI Kopenhagen bekerja sama dengan masyarakat dan diaspora Indonesia dalam penyelenggaraan festival budaya tersebut.



Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Siapa yang sangka, desa kecil Baregbeg Ciamis, justru memiliki sekolah islam yang maju.

15 September 2017 - Ciamis, Indonesia

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.