Bendera Indonesia kembali berkibar di ajang Internasional di Ottawa.


Berita setempat
schedule 07 Februari 2018
Ottawa, Kanada
Icha setiawan e1454238307956

Icha Setiawan, seorang seniman Indonesia berbasis di Montreal, Quebec, untuk kedelapan kalinya terpilih sebagai finalis dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Canadian Heritage (Kementerian Kebudayaan Kanada) bekerja sama dengan Canadian Ice Carvers Society tersebut.

Bendera Indonesia berkibar di Balai Kota atau Ottawa City Hall, bersanding dengan bendera dari beberapa negara sahabat lainnya.

Indonesia kembali menuai prestasi dalam ajang tahunan International Ice Carving Competition berkat karya seniman Icha Setiawan, yang diselenggarakan di Ottawa, pada tanggal 2-4 Februari 2018.

Sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu aktivitas musim dingin, Icha membuat patung es yang berbentuk sepasang pemain ice skating yang tengah menari berlatar belakang Gapura, dengan tinggi sekitar 3.5 meter dari 18 balok es. Icha dibantu oleh seorang Food Carver asal Montreal, Quebec, Mie Bureau. Icha bertanding dengan 15 peserta internasional lainnya, antara lain dari Kanada, Rusia, Polandia, Filipina, Jepang, dan Iraq.

International Ice Carving Competition merupakan ajang kompetisi ukir balok es yang diselenggarakan setiap tahun di Ottawa sebagai bagian dari program Winterlude, yaitu aktivitas hiburan kota dalam rangka merayakan musim dingin di Daerah Ibukota Kanada. Pada tahun 2018, kompetisi ini diadakan untuk ke 31 kalinya dan telah menjadi atraksi utama selama rangkaian program Winterlude.

Walaupun Indonesia tidak memiliki musim dingin layaknya Kanada, hal tersebut tidak membatasi kreativitas Icha untuk membuat karya seni yang terbuat dari es. Memahat patung es dalam ajang kompetisi ini, menurut Icha, bukanlah hal yang mudah. Icha harus menghabiskan seharian penuh di udara luar/ outdoor dengan cuaca dingin yang ektrim, yaitu lebih dari -20 C untuk mengerjakan karya patung esnya. “Dibutuhkan stamina yang kuat untuk dapat menyelesaikan karya patung es, dan yang terpenting adalah motivasi yang kuat,” ujarnya.

Hasil karya Icha akan dipamerkan kepada publik, tepatnya di Confederation Park, Balai Kota Ottawa dari tanggal 2 – 19 Februari 2018 sebagai bagian dari program Winterlude.

Partisipasi Icha Setiawan dalam International Ice Carving Competition menjadi hal yang patut dibanggakan. “Partisipasi masyarakat Indonesia dalam ajang kompetisi internasional seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan profil Indonesia di mata masyarakat di Kanada, khususnya di Daerah Ibukota Ottawa,” demikian disampaikan Suwartini Wirta, Kuasa Usaha ad interim KBRI Ottawa.


Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau

Dini Kusmana Massabuau, lahir di Jakarta 1973. Lulusan fakultas ekonomi Trisakti, dirinya menerjuni bidang jurnalistik dengan memulai karirnya di ANTV. Kemudia ia pindah ke Montpellier Prancis sejak tahun 2000. Menimba ilmu di Universitas Paul Valery, Montpellier 3, ia mengambil jurusan bahasa dan audio visual. Menjadi penulis untuk rubrik Surat Prancis di Kompas.com selama lima tahun dan juga jurnalis koresponden untuk Tribun News dan Kompas.com. Sejak tahun 2015 Ia menjadi kontributor untuk NET TV. Menulis adalah hal yang tak pernah bisa dipisahkan. Dua novel karyanya telah diterbitkan oleh Gramedia, yaitu 8 Comedie Bandrek dan 7 Malam di Maroko.



All Location Categories Author

Rekomendasi

Inilah fungsi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN)

02 November 2017 - Montpellier, Perancis

Dini Kusmana Massabuau

Keren! Indonesia sukses besar di Village Internasional Gastronomie di Paris!

26 September 2017 - Paris, Perancis

Wonderful Indonesia

Pameran Karya Dua Seniwati Indonesia di Paris Memukau Pengunjung!

15 Februari 2018 - Paris, Perancis

Dini Kusmana Massabuau


Komentar

Silahkan Koneksi atau Mendaftar sebelum mengirimkan komentar.