Indonesia Bersinar di Paris lewat Gastronomi Nusantara

Sekitar 200.000 pengunjung merayakan 10 tahun gastronomi dunia di Place de la Concorde Paris, 14 September 2026 — Selama empat hari, dari 10 hingga 13 September 2026.

Indonesia hadir dan turut menjadi bagian dari perayaan besar gastronomi dunia dalam Village International de la Gastronomie, yang untuk pertama kalinya menyelenggarakan edisi ke-10 di Place de la Concorde, Paris.

Dengan sekitar 200.000 pengunjung, edisi ulang tahun ke-10 ini mencatat kesuksesan luar biasa dan semakin menegaskan Paris sebagai salah satu pusat gastronomi dunia.

Di tengah perayaan tersebut, Indonesia hadir membawa kekayaan rasa, budaya, dan cerita Nusantara melalui berbagai program kuliner yang dipersembahkan oleh La Maison De L’Indonésie.

Selama empat hari, pengunjung berkesempatan mengenal lebih dekat beragam produk dan cita rasa Indonesia, mulai dari kuliner Nusantara, kopi, rempah-rempah hingga berbagai produk khas Indonesia.

Slada Bangka: Nusantara di meja gastronomi Prancis

Salah satu program unggulan Indonesia adalah demo cooking bersama Disciples Escoffier International, yang menghadirkan Slada Bangka, hidangan khas dari Bangka.

Melalui hidangan sederhana namun sarat identitas daerah tersebut, Indonesia menunjukkan bahwa kekayaan gastronomi Nusantara tidak hanya berasal dari hidangan yang sudah dikenal secara internasional, tetapi juga dari warisan kuliner daerah yang beragam dan memiliki cerita masing-masing.

Kolaborasi dengan Disciples Escoffier International menjadi simbol dialog antara tradisi kuliner Indonesia dan keahlian gastronomi Prancis.

“Kami tidak hanya membawa makanan, tetapi membawa Indonesia.” Menurut Eka Moncarré, pendiri La Maison De L’Indonésie, kehadiran Indonesia di Village International de la Gastronomie merupakan bagian dari misi untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Prancis melalui gastronomi.

“Kami tidak hanya membawa makanan Indonesia ke Paris. Kami membawa cerita, budaya, tradisi, dan identitas Nusantara. Bagi kami, gastronomi adalah bentuk diplomasi yang paling dekat dengan manusia: kita duduk bersama, berbagi makanan, dan kemudian mulai saling mengenal.”

Ujar Eka Moncaree

Ia menambahkan: “Indonesia sangat bangga dapat menjadi bagian dari kesuksesan edisi ke-10 Village International de la Gastronomie. Melihat sekitar 200.000 orang datang ke Place de la Concorde untuk merayakan gastronomi dunia adalah sesuatu yang luar biasa. Dan kami bangga Indonesia dapat ikut menulis bagian dari cerita tersebut bersama La Maison De L’Indonésie.”

Dari Nusantara ke Paris, dari makanan menuju diplomasi

Partisipasi Indonesia di Village International de la Gastronomie kembali memperlihatkan bagaimana gastronomi dapat menjadi jembatan budaya dan alat diplomasi masyarakat.

Melalui makanan, kopi, rempah-rempah dan tradisi kuliner, Indonesia dapat memperkenalkan wajah Nusantara secara lebih dekat kepada masyarakat internasional.

Bagi La Maison De L’Indonésie, perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menjadikan Paris sebagai pintu gerbang promosi gastronomi, budaya, dan produk Indonesia di Prancis dan Eropa.

Empat hari. Ribuan interaksi. Satu pesan: Indonesia memiliki begitu banyak cerita untuk dibagikan melalui rasa.Dari Nusantara ke Paris.Indonesia hadir. Indonesia bangga. Indonesia terus berbagi.

Tentang La Maison De L’Indonésie

La Maison De L’Indonésie, yang berlokasi di Paris, merupakan ruang promosi dan perkenalan Indonesia yang menghadirkan kuliner, kopi, produk, budaya, serta pengalaman Nusantara kepada masyarakat Prancis dan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *