HARIMAU SUMATERA HEWAN BERADAT II (20-21)
Hari sudah malam. Derai hujan seperti musik alam menabuh atap rumah. Aku memandang langit-langit kamar. Majalah anak-anak kubiarkan telungkup di
Baca SelengkapnyaHari sudah malam. Derai hujan seperti musik alam menabuh atap rumah. Aku memandang langit-langit kamar. Majalah anak-anak kubiarkan telungkup di
Baca SelengkapnyaLomba ini merupakan salah satu upaya KBRI Cairo dan PPMI untuk mengarahkan mahasiswa Indonesia untuk tetap di rumah selama masa
Baca SelengkapnyaLangit gelap. Angin yang semula semilir berubah menjadi kencang. Pohon akasia dan asam di seberang jalan menggugurkan daun. Dari kejauhan,
Baca SelengkapnyaJam dinding berbunyi dua belas kali. Pertanda sudah tengah malam. Tapi aku belum bisa memicingkan mata sedikitpun. Di sampingku suara
Baca SelengkapnyaHari sudah beranjak petang. Matahari sudah mulai condong ke Barat. Aku melihat tamu yang datang seperti tak berkurang. Tidak lama
Baca SelengkapnyaTiba-tiba aku merasakan angin dingin mendesir menyentuh wajahku. Lama-lama tubuhku menggigil. Peluh terasa mengucur deras keluar dari pori-pori. Padahal hari
Baca SelengkapnyaBerita ada yang hilang dan kejadian di pasar Proyek Pagaralam akhirnya sampai juga ke telinga adik kakekku, Haji Majani yang
Baca SelengkapnyaTidak perlu menunggu lama, perihal kejadian di pasar tradisional Proyek Pagaralam menjadi buah bibir satu kota. Bahkan sampai pula ke
Baca SelengkapnyaKota kecil Pagaralam kembali diguyur hujan terutama di malam hari. Tidak heran di mana-mana terlihat becek dan air menggenang di
Baca SelengkapnyaUsai salat magrib, nenek Kam dan Bapakku bincang-bincang di beranda rumah. Seperti biasa, secangkir kopi dan kotak sirih ada di
Baca Selengkapnya