KJRI Los Angeles Hadiri “A Night in Paradise”, Gamelan Bali Tampil Memukau di Festival Musik Dunia
Los Angeles, 3 Mei 2026 — Kekayaan budaya Indonesia kembali mendapat sorotan di Amerika Serikat melalui pertunjukan gamelan Bali Burat Wangi bertajuk “A Night in Paradise” yang digelar di Newhall Family Theatre, The Herb Alpert School of Music, pada Minggu (3/5). Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian World Music & Dance Festival yang menghadirkan seni pertunjukan dari berbagai negara.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles turut hadir dalam kegiatan ini melalui partisipasi Konsul Jenderal RI beserta jajaran fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) dan Ekonomi sebagai bentuk dukungan terhadap promosi budaya Indonesia di panggung internasional.

Pertunjukan berdurasi sekitar 90 menit itu dipimpin oleh Prof. I Nyoman Wenten bersama Nanik Wenten selaku sutradara. Penampilan menggabungkan musik gamelan Bali dengan koreografi tari tradisional yang menggambarkan keindahan estetika serta nilai spiritual khas Pulau Dewata.

Sejumlah tarian tradisional Bali ditampilkan dalam rangkaian acara, di antaranya Tari Gabor, Kembang Girang, Cilinaya, serta Legong Mahawidya. Pembukaan pertunjukan diawali dengan Tabuh Jagul yang menjadi pengantar masuknya para penabuh gamelan ke panggung, menciptakan suasana sakral sekaligus megah bagi para penonton.

Konsul Jenderal RI di Los Angeles, Purnomo A. Chandra, dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan atas kontribusi panjang Prof. I Nyoman Wenten dalam memperkenalkan seni budaya Bali di Amerika Serikat.

Menurutnya, kiprah Prof. Wenten selama puluhan tahun telah menjadikan seni gamelan Bali dikenal luas di kalangan akademisi, komunitas seni, hingga masyarakat internasional. Ia juga berharap generasi muda Indonesia dapat terus melanjutkan perjuangan dalam menjaga identitas budaya bangsa melalui jalur diplomasi budaya.

Kehadiran KJRI Los Angeles dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya seni sebagai jembatan persahabatan antarbangsa. Melalui pertunjukan budaya, Indonesia tidak hanya memperkenalkan warisan tradisi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan komunitas global melalui bahasa universal: musik dan tari.

Pertunjukan “A Night in Paradise” pun menjadi bukti bahwa seni tradisional Indonesia tetap relevan dan mampu tampil sejajar dalam ruang-ruang seni internasional, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya dan terbuka bagi dunia.

