Positive Technologies Perluas Kemitraan Pendidikan Keamanan Siber dengan Universitas di Indonesia
Positive Technologies, perusahaan keamanan siber asal Rusia, memperkuat kerja sama pendidikan di Indonesia dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama enam universitas, yaitu Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Politeknik Manufaktur Bandung, Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM), Universitas Darul Ma’arif (UDM), serta Universitas Padjadjaran (UNPAD).



Kerja sama ini ditandatangani dalam rangka Forum Ekonomi Internasional “Rusia – Dunia Islam: KazanForum” serta di Moskow, dengan tujuan memperkuat pengembangan talenta keamanan siber di Indonesia.Inisiatif ini mencakup pelatihan dosen, pengembangan kurikulum keamanan siber, pendirian laboratorium praktik, serta implementasi platform pembelajaran mandiri EdTechLab di universitas mitra.
Direktur Regional Asia Tenggara Positive Technologies, Elena Grishaeva, menekankan pentingnya pengembangan SDM di bidang keamanan siber. Ia menyatakan,
“Tenaga kerja yang terampil sangat penting untuk mencapai ketahanan siber yang kuat di perusahaan, industri, dan negara. Melalui kemitraan ini, kami ingin berbagi keahlian global untuk memperkuat komunitas keamanan siber di Asia Tenggara dan dunia.”
Rektor Universitas Padjadjaran, Arief Kartasasmita, menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengatakan,
“Institusi pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan talenta keamanan siber masa depan melalui pendidikan, pelatihan praktis, dan kolaborasi industri. Kerja sama ini akan memperkuat kompetensi dan ketahanan siber nasional Indonesia.”
Sementara itu, Direktur Pusat Program dan Proyek Pendidikan Positive Technologies, Yuliya Danchina, menambahkan bahwa pendekatan berbasis praktik menjadi fokus utama. Ia menjelaskan,
“Kami membangun ekosistem pendidikan yang melampaui teori, dengan simulasi kasus nyata agar mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu mengantisipasi ancaman siber.”
Melalui kemitraan ini, Positive Technologies menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem keamanan siber di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

