Konferensi Fermentasi Indonesia di La Maison de l’Indonésie Paris Promosikan Warisan Gastronomi Nusantara

Paris, 5 Juni 2026 – La Maison de l’Indonésie Paris menjadi tuan rumah konferensi bertema fermentasi Indonesia yang dipresentasikan oleh tim dari Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Fermentasi, sebuah program kolaboratif yang diselenggarakan bersama l’Académie des sciences, EPCC Terre de Louis Pasteur serta berbagai mitra akademik di wilayah Bourgogne, Prancis.

Selain di La Maison de l’Indonésie pada 5 Juni 2026, konferensi serupa juga akan diselenggarakan di Muséum national d’Histoire naturelle Paris pada 9 Juni 2026. Rangkaian kegiatan kemudian akan berlanjut di beberapa universitas di Bourgogne selama satu minggu.

Fermentasi merupakan bagian penting dari warisan budaya gastronomi Indonesia. Sejak zaman nenek moyang, masyarakat Indonesia telah memanfaatkan teknik fermentasi sebagai salah satu metode pengawetan makanan sekaligus untuk meningkatkan cita rasa dan nilai gizi berbagai produk pangan. Tradisi ini menjadi kekayaan budaya yang penting untuk diperkenalkan kepada generasi muda Indonesia maupun masyarakat internasional.

Dalam konferensi tersebut, para peserta memperoleh wawasan mengenai beragam produk fermentasi khas Indonesia, seperti tempe, tape, tauco, terasi, brem, serta kopi luwak. Selain mengikuti presentasi yang disampaikan oleh Ms. Brigitta dan para narasumber lainnya, para pengunjung juga berkesempatan mencicipi berbagai produk fermentasi Indonesia, antara lain keripik tempe, tape, tauco, sambal terasi, dan brem.

Partisipasi La Maison de l’Indonésie dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap promosi budaya dan gastronomi Indonesia di kancah internasional. Fermentasi Indonesia tidak hanya mencerminkan kekayaan tradisi kuliner Nusantara, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya gastrodiplomasi Indonesia yang memperkuat hubungan budaya antarbangsa.

Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias dan mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai sejarah, proses, serta keunikan produk fermentasi Indonesia. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan kekayaan gastronomi Indonesia semakin dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat dunia.La Maison de l’Indonésie Paris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *