Tari Topeng Keras dan Angklung Meriahkan Perayaan Immigrant Heritage Month Kota Chicago
Tari Topeng Keras dari Bali dan Workshop musik angklung dari Jawa Barat memukau Walikota Chicago dan tamu undangan Celebration of Immigrant Heritage Month yang diselenggarakan Pemerintah Kota Chicago di Columbus Park Refectory, Rabu (24/6). Penampilan budaya tersebut dihadirkan oleh KJRI Chicago atas undangan khusus Office of Immigrant, Migrant, and Refugee Rights dalam perayaan tahunan yang mengangkat keberagaman budaya masyarakat imigran di Kota Chicago.

Acara yang dihadiri Walikota Chicago, Brandon Johnson, jajaran Pemerintah Kota Chicago, Consular Corps, organisasi masyarakat, komunitas imigran, serta tokoh-tokoh masyarakat tersebut menjadi puncak peringatan National Immigrant Heritage Month di Chicago. Tahun ini, perayaan berlangsung semakin istimewa seiring diumumkannya keberhasilan Chicago meraih 4-Star Certified Welcoming dari Welcoming America, sebuah pengakuan nasional atas komitmen Kota Chicago dalam membangun masyarakat yang inklusif, ramah bagi imigran, serta menjamin akses dan kesempatan yang setara bagi seluruh warganya.

Walikota Brandon Johnson dan tamu undangan menikmati interaksi langsung dari seniman I Gusti Ngurah Kertayuda dan Lidya Martin dari Indonesian Dance of Illinois yang sengaja membawakan karakter pemimpin yang berani dan tangkas sebagai representasi Walikota Brandon Johnson. Penampilan semakin menarik dan mengundang tawa dari para undangan ketika seniman Ngurah dan Lidya membawakan tari Topeng Tua dengan gaya jenaka. Seniman tari Lidya merupakan warga negara AS yang pernah mengikuti program beasiswa Dharmasiswa di Indonesia dan telah digandeng untuk menjadi salahsatu duta budaya Indonesia di wilayah kerja KJRI Chicago.
Penampilan seni budaya Indonesia ditutup dengan workshop singkat musik angklung yang mengundang partisipasi tamu undangan untuk membawakan lagu Do-Re-Mi yang terkenal melalui film the Sound of Music. Tamu undangan yang belum pernah memainkan angklung ini nampak sangat antusias dan cepat belajar memainkan alat musik angklung, bahkan ada yang mengutarakan minat untuk memiliki alat musik tersebut.
Partisipasi Indonesia dalam perayaan tersebut juga mencerminkan eratnya hubungan antara KJRI Chicago dengan Pemerintah Kota Chicago yang terus dijalin melalui kerja sama di berbagai bidang Undangan khusus yang diberikan Mayor’s Office kepada KJRI Chicago untuk menampilkan seni budaya Indonesia serta menjadi pengakuan atas kontribusi positif komunitas Indonesia dalam memperkaya kehidupan multikultural di wilayah Midwest Amerika Serikat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Brandon Johnson menegaskan bahwa para imigran dan pengungsi telah menjadi bagian penting dalam membentuk Chicago sebagai salah satu kota paling dinamis dan beragam di dunia. Menurutnya, pencapaian predikat 4-Star Certified Welcoming merupakan cerminan komitmen Pemerintah Kota Chicago untuk memastikan seluruh warga, tanpa memandang latar belakang, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya kota.
Selain pertunjukan seni budaya dari Indonesia, perayaan juga dimeriahkan oleh penampilan seniman lokal, sajian kuliner dari para chef berlatar belakang imigran, serta pemberian penghargaan kepada individu dan organisasi yang dinilai berjasa dalam memperkuat inklusi dan perlindungan hak-hak komunitas imigran di Chicago.

Keikutsertaan KJRI Chicago dalam Celebration of Immigrant Heritage Month merupakan bagian dari komitmen diplomasi budaya Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi keberagaman, toleransi, dan semangat hidup berdampingan secara harmonis. Momentum tersebut juga semakin mempertegas peran seni budaya sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat Indonesia dengan komunitas internasional serta mempererat persahabatan Indonesia dan Amerika Serikat di tingkat masyarakat.

