Balai Jajanan “Bajaj” Para Pelajar Amerika Serikat Memikat Pengunjung

​Seattle, Amerika Serikat – Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) yang berada di Kota Seattle menggelar kegiatan promosi budaya dan kuliner Indonesia, Balai Jajanan, atau dikenal Bajaj, pada 9 April 2022, bertempat di Gym Gereja Indonesian Full Gospel Fellowship (IFGF) Seattle. ​

Kegiatan Bajaj 2022 tahun ini mengambil tema “Kisah Kasih di Indonesia”, menghadirkan penampilan seni tari, musik dan drama musikal, sebagai wujud kreativitas mahasiswa dan hasil kolaborasi dengan semua pihak termasuk para pelaku kuliner dan bisnis Indonesia yang ada di Seattle. 

Beberapa UMKM masyarakat Indonesia yang ada di Seattle ikut pula mendukug kegiatan Bajaj 2022 ini seperti Indocafe, Trisensa, Admitra, Bag o Crab, TBS, Gorontalo Listrik Perdana, Waroeng Nyonya, dan Made’s Tape, Mudika, Coco Pandan dan Indonesian Cultural Association (ICA) Seattle.

Sekitar 12 stand kuliner Indonesia dihadirkan pada acar kuliner tersebut. Setidaknya lebih dari 30 jenis makanan dan jajanan tradisional Indonesia dijual. Mulai dari Sate, Nasi Padang, Lontong Sayur. Kue Lapis, Es Campur, Bubur Ketan Hitam, Kue Pastel, Lumpia dan jenis kue lainnya.

KJRI San Francisco menyampaikan apreasiasi kepada Permias Seattle dan seluruh pihak atas terlaksananya Bajaj 2022 karena turut mempromosikan keberagaman kuliner Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. “Bajaj 2022 ini merupakan sebuah wujud sinergi dan kolaborasi yang perlu dikembangkan antara mahasiswa, pelaku bisnis dan KJRI San Francisco”, terang Kuntum Khira Ummah, Konsul Ekonomi mewakili KJRI San Francisco, yang hadir pada acara tersebut.

Kegiatan Bajaj tahun 2022 ini telah ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia di Kota Seattle karena terakhir kalinya dilaksanakan pada tahun 2019 akibat pandemik Covid-19.

Ketua Indonesia Diaspora Network Seattle, Greg Dwidjaya, yang juga hadir pada kegiatan ini menyampaikan hal senada. “Masyarakat dan diaspora Indonesia di Seattle sangat antusias dengan penyelenggaraan Bajaj tahun 2022″, ujarnya. Tidak hanya menjadi ruang kreativitas mahasiswa Indonesia tapi juga menjadi momen pertemuan masyarakat yang dinantikan sambil menikmati kuliner khas Indonesia.

​Keikutsertaan Solar Energy menjadi hal yang menarik. Solar Energy adalah sebuah lembaga non-profit yang digagas oleh mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat sejak 2017. Solar Energy memiliki misi membantu ketersediaan air di sejumlah desa di Indonesia dengan menggunakan energi surya. Saat ini, beberapa proyek Solar Energy dapat ditemukan di sejumlah desa di NTT seperti Nibaaf, Fatoin, Anapalu, Manulea, Umutnana dan Biau. Selain itu, Solar Energy juga turut mempromosikan kearifan lokal dan budaya masyarakat NTT kepada masyarakat AS. Salah satunya adalah dengan mengeluarkan produk tenun asli NTT. Solar Energy memiliki cabang di sejumlah kota di Amerika Serikat. Solar Energy Seattle merupakan salah satu cabang terbesar.

KJRI San Francisco akan terus mengoptimalkan pengembangan diplomasi ekonomi yang sangat beragam di Seattle, terutama lebih menggiatkan promosi usaha kuliner Indonesia sebagai sebagai bagian dari gastrodiplomasi guna mendorong pengembangan bisnis UMKM Indonesia di AS.Ke depan akan dijajaki kerja sama pengembangan sistem digital untuk kegiatan promosi dan bisnis kuliner dan UMKM Indonesia di Seattle dan di wilayah kerja San Francisco lainnya. Hal ini mengingat banyaknya potensi yang dimiliki mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Seattle, kota yang juga menjadi pusat perusahaan digital raksasa di dunia, seperti Microsoft, Google dan Amazon.

Satu tanggapan untuk “Balai Jajanan “Bajaj” Para Pelajar Amerika Serikat Memikat Pengunjung

  • 30 April 2022 pada 13 h 52 min
    Permalink

    Selalu senang setiap kali baca berita soal orang Indonesia masih semangat promosi Indonesia, cape lihat anak muda sekarang korea mulu soalnya hahahahaha.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *