Pameran Tondi Hasibuan dan Pablo Picasso

Catatan Andi Sopiandi

Pameran solo Tondi Hasibuan dan Pablo Picasso di selenggarakan sebagai program resmi Osten Biennale 2022-2023. Event pameran ini satu rangkaian event Osten Bienalle 2022, program enam bulan jadi dilaksanakan tahun 2022 – 2023. Tiap bulan menampilkan dua seniman solo beserta peraih award dari Osten sebelumnya seperti Pablo Picasso.

Salah satu biennale tua di dunia, Osten Biennale di kota Skopje, Macedonia. Menggelar event biennale nya dari bulan Oktober 2022 – Maret 2023, penutupan biennale di lakukan 22 maret 2023, biennale ini diikuti lebih dari 52 begara, tahun 2022 Tondi mewakili indonesia dalam biennale ini.

Tondi sebagai salah satu peserta biennale (159 seniman ) terundang berpameran solo di Osten Gallery Skopje bertandem dengan Oeraih Award Osten Biennale World Heritage 2010, maestro Pablo Picasso, terdapat 88 karya drawing dan ceramic Picasso di Osten Museum, yang dipamerkan selama event biennale.

Setelah mengikuti pameran Master of Master di museum Deocesano Terni Italia tahun lalu, Tondi mengikuti jejak seniornya S. Sudjojono dan Affandi yang tercatat pernah berpameran bersama maestro dunia Pablo Picasso

Tondi memamerkan 2 karya lukis abstrak untuk pameran biennale di Macedonia National Museum, Skopje dan 14 karya figurative abstrak dalam solo nya bersama Pablo Picasso di Osten Gallery Skopje, 2 pameran ini adalah rangkaian program resmi dari Osten Biennale, terpilih 10 seniman berpameran bersama maestro seperti Picasso, Dali, Vasarely, dan lainnya dalam kurun waktu 6 bulan Biennale Osten.

Picasso dari indonesia ini menampilkan 14 karya Neo Cubism salah satu jenis seni rupa yang diciptakan Picasso.

“Tentang pameran ini saya sangat gembira karena Pablo Picasso ini salah satu seniman favorit saya dan gaya saya yang terinspirasi oleh gaya Picasso”, papar Tondi.

“Jadi pas ada kesempatan Osten Bienalle ini, Alhamdulillah terundang dan terpilih. Kebetulan pas bareng sama Picasso yang membuat saya sangat gembira, menjadi motivasi untuk memajukan dan mengenalkan seni rupa Indonesia ke kancah internasional”, Tondi menambahkan.

Tondi Hasibuan (1977) mulai melukis dari anak leluhurnya, ia mulai dengan warna air di atas kertas dan melakukan banyak komik dan pekerjaan karakter, Tondi memenangkan beberapa kompetisi selama sekolah dasar dan melanjutkan hasratnya untuk melukis sampai universitas, Tondi lulus dari Universitas Swinburne Melbourne Australia jurusan seni dan desain.

Tondi dibesarkan di Kerajaan Oeristak yang sekarang namanya Huristak di Sumatera Utara, sebuah kerajaan yang memiliki sejarah panjang dan lintas budaya yang bergabung dengan Indonesia pada tahun 1947. Tondi juga menjadi dosen di FSRD ISBI Bandung dan tergabung di grup seni the dorm.

Tondi mengikuti pameran yang bervariasi di seluruh dunia pameran yang dipilih: Solo n Duo 2004: The Vaults Gallery, Birmingham, UK. 2020: “Eternal” dengan Dr. Supriatna dan Andi Sopiandi di Balai Budaya Jakarta, Indonesia. 2021: “Sogno notturno” Galeri Rome Sanilah yang menunjukkan pada kasus yang baru saja dibentuk, yang menunjukkan pada kasus ini., Birminghsm, UK. 2004: UCE Master Show, Birmingham, UK. 2013: Redfocus Show – La Piazza, Jakarta, Indonesia. 2018: Foto Jepang Fineart, Tokyo, Jepang. 2019: ISBI Homan, Bandung, Indonesia. Candid Gallery London-Winter Exhibition. 2021: – “Times of Change” Rossocinabro,! Galeri Mads Milano, Milan, Italia “Demo” Galeri Mads Milano, Milan, Italia “Honje” Thee Huis Gallery, Bandung, Indonesia “Masa Depan” Amaci Italia, Roma, Italia. 2022: – Museum “Master of Masters” Deocesano, Terni, Italia – “Seni Langsung yang Lebih Baik Dapat Melakukannya Museum Delmar, Santa Pola, Spanyol Seni Biennale N Awards. 2020: Rome Biennale XIII, Roma, Italia 2021: Florence Biennale XIII, Firenze, Italia 2021: Hadiah Olimpies221, hadiah -Anugrah Seni Lan 2022, Indonesia -Leonardo da Vinci Award, Florence, Italia 2022: Venice Biennalle ke-59, Musa Pavillion 2022: Osten Biennalle, Skopje, Macedonia.

Foto : koleksi pribadi.

Satu tanggapan untuk “Pameran Tondi Hasibuan dan Pablo Picasso

  • 3 Februari 2023 pada 16 h 26 min
    Permalink

    Lukisannya keren banget seperti Picasso ya. Salam kenal Pak Tondi. Bisakah saya mendapatkan alamat galerienya?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *