Tari Nusantara Semarakkan Festival Topeng Internasional di Kolombia

BOGOTÁ, KOLOMBIA — Kekayaan seni tradisional Indonesia kembali diperkenalkan di panggung internasional. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bogotá menghadirkan ragam tari Nusantara dalam Festival Topeng Internasional yang digelar Casa Teatrova di Bogotá, Kolombia, Jumat (28/8/2026).

Dalam festival tersebut, tim kesenian KBRI Bogotá hadir sebagai tamu kehormatan atas undangan penyelenggara. Pertunjukan semakin istimewa karena para penari Indonesia tampil bersama siswa dari tiga sekolah di Kolombia yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan tari tradisional Indonesia.

Ketiga sekolah tersebut adalah Colegio Liceo Cultural Las Americas, Colegio de La Sanctisima Eucaristia, dan Colegio San Juan de Avila.

Sekitar 250 penonton menyaksikan dua sesi pertunjukan yang menampilkan beragam tarian Nusantara. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pertunjukan bersama Gemu Fa Mi Re yang melibatkan 85 penari.

Keterlibatan pelajar Kolombia menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya menyaksikan kesenian Indonesia, tetapi juga mempelajari dan menampilkan langsung tarian tradisional Nusantara di hadapan publik.

Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Bogotá menyampaikan bahwa pengenalan kekayaan budaya Nusantara merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia untuk memperkenalkan identitas budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Indonesia di Kolombia.

Selain pertunjukan tari, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelatihan Tari Topeng Losari bagi sejumlah seniman tari Kolombia pada 27–28 Agustus 2026. Pelatihan tersebut dipandu pengajar tari tradisional Indonesia, Jose Arturo Kadiono, yang sebelumnya telah mengikuti program residensi budaya di Cirebon dan Yogyakarta.

Melalui pelatihan tersebut, pertukaran budaya tidak berhenti pada pertunjukan di atas panggung. Seniman Kolombia juga mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat teknik serta kekayaan tradisi tari Indonesia.

Partisipasi Indonesia dalam Festival Topeng Internasional ini sekaligus menjadi bagian dari diplomasi budaya untuk memperluas jejaring persahabatan Indonesia dan Kolombia. Melalui seni dan pertukaran pengetahuan, KBRI Bogotá berupaya membangun pemahaman antarmasyarakat sekaligus memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa diplomasi budaya dapat menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat dua negara melalui bahasa universal seni, sekaligus membuka ruang baru bagi pengenalan Indonesia di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *