Kemdikdasmen Perkuat Kerja Sama Pendidikan Guru PAUD dengan Prancis melalui PRELIF

Paris, 2 Oktober 2026 — Delegasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemdikdasmen), dipimpin oleh Saiful Bari, Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, melaksanakan kunjungan kerja ke Paris dan Troyes, Prancis, dalam rangka pengembangan kompetensi pendidik PAUD melalui program Pre-Elementary Indonesia France (PRELIF).

Kunjungan berlangsung pada 26 September–4 Oktober 2026, dengan agenda substantif pada 28 September–2 Oktober 2026, untuk memenuhi undangan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut Français d’Indonésie (IFI). Kegiatan ini merupakan kerja sama IFI dengan Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kemdikdasmen. Delegasi beranggotakan tujuh orang yang mencakup unsur kementerian, perguruan tinggi, dan guru PAUD. Rangkaian kegiatan berfokus pada praktik pembelajaran PAUD, pendidikan dan pengembangan profesional guru, pembelajaran sains, serta penjajakan tindak lanjut kerja sama Indonesia–Prancis.

Pada 28 September, agenda delegasi mencakup kunjungan ke École Piaget di Houilles untuk mempelajari penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, transisi menuju pendidikan dasar, penataan ruang, serta peran guru, pengawas, dan pendamping anak. Agenda dilanjutkan dengan pertemuan bersama pimpinan R-INSPÉ, jaringan institut pendidikan guru Prancis, di INSPÉ Sorbonne Université, Paris, untuk bertukar pengalaman mengenai pengembangan kompetensi pendidik.

Pada 29 September, kunjungan ke Sekolah Cap Maternelle Tolbiac, Paris, memberikan perhatian khusus pada hubungan antara tubuh, gerak, dan ruang dalam pembelajaran. Pendekatan ini menjadi bahan pembelajaran mengenai bagaimana lingkungan sekolah dapat dirancang sesuai kebutuhan perkembangan anak sekaligus mendukung kesejahteraan mereka.

Pengembangan pendidikan guru menjadi fokus agenda di INSPÉ Troyes, Université de Reims Champagne-Ardenne, pada 30 September. Pertemuan dengan pimpinan institusi dan mahasiswa Magister EP2I membuka ruang pertukaran mengenai sistem pendidikan dan model pelatihan guru di kedua negara, termasuk persiapan guru untuk mengajar dalam lingkungan internasional dan antarbudaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *