MRA × AcapCop: Dari Sidoarjo Menuju Paris, Membawa Craftsmanship Indonesia ke Panggung Dunia
Paris, Prancis — 4 Oktober 2026 Hôtel Le Marois, Paris, Prancis
Industri fashion Indonesia kembali membawa karya kreatifnya ke panggung internasional. MRA — Mr A berkolaborasi dengan AcapCop, brand dan pelaku kerajinan kulit lokal asal Sidoarjo, Jawa Timur, dalam sebuah presentasi yang mempertemukan kemewahan couture, keahlian kriya, serta identitas budaya Indonesia di Paris.

Digelar di Hôtel Le Marois, Paris, presentasi ini menjadi ruang pertemuan antara visi couture kontemporer MRA dan keterampilan kerajinan kulit AcapCop, sekaligus memperkenalkan potensi kreativitas Indonesia kepada audiens internasional.
MRA — Mr A: Identitas Couture Indonesia yang Kontemporer
Didirikan pada 2018 oleh desainer Indonesia Hidayatul Muarifin, yang dikenal secara profesional sebagai Mr A, MRA merupakan brand luxury couture Indonesia yang dikenal melalui karakter desain yang glamour, sophisticated, dan memiliki kekuatan craftsmanship.
Dengan latar belakang pendidikan fashion di Taglia Moda serta spesialisasi di bidang Fashion Business, Mr A membangun MRA dengan identitas yang kuat melalui siluet dramatis, struktur busana yang sculptural, detail embellishment yang rumit, material mewah, serta interpretasi kontemporer terhadap warisan budaya Indonesia.

Dalam presentasinya di Paris 2026, MRA membawa bahasa couture tersebut ke hadapan audiens internasional, memperlihatkan bagaimana estetika fashion Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam perspektif luxury fashion yang modern dan relevan secara global.
Dari Sidoarjo Menuju Paris
Kolaborasi MRA × AcapCop mempertemukan dua kekuatan kreatif yang berbeda namun saling melengkapi.
MRA menghadirkan visi couture, glamour, serta desain fashion yang sophisticated. Sementara itu, AcapCop membawa keterampilan dan keahlian kerajinan kulit lokal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Perpaduan keduanya menciptakan dialog antara luxury couture dan craftsmanship Indonesia. Elemen kulit yang dikerjakan secara handcrafted, siluet yang refined, serta detail-detail artisanal dipadukan menjadi sebuah bahasa visual kontemporer yang membawa karakter Indonesia ke dalam konteks fashion internasional.
Kolaborasi ini menjadi bentuk keyakinan bersama bahwa karya dan craftsmanship Indonesia memiliki kemampuan untuk berdiri sejajar dengan dunia luxury fashion internasional.
Dari Sidoarjo menuju Paris, MRA × AcapCop membawa cerita tentang bagaimana kreativitas lokal, keterampilan pengrajin, dan visi desain dapat berkembang menjadi sebuah karya yang memiliki perspektif global.
Sentuhan Talenta Internasional
Dalam presentasi tersebut, Khansa Zakaria, mahasiswa International Business di IBA Rotterdam, turut berpartisipasi sebagai model yang membawakan karya MRA × AcapCop di Paris.

Kehadirannya menjadi bagian pendukung dari presentasi sekaligus memberikan sentuhan internasional pada kolaborasi tersebut.
Membawa Cerita Indonesia ke Panggung Dunia
MRA × AcapCop bukan sekadar sebuah kolaborasi fashion. Proyek ini menjadi titik temu antara visi kreatif, craftsmanship lokal, identitas budaya, dan panggung internasional.
Presentasi di Paris menunjukkan bagaimana industri kreatif Indonesia memiliki potensi untuk melangkah lebih jauh ke pasar dan panggung internasional tanpa kehilangan akar budaya serta kekuatan craftsmanship lokalnya.

Perjalanan dari Sidoarjo menuju Paris menjadi simbol bahwa karya yang lahir dari tangan-tangan pengrajin lokal Indonesia dapat bertemu dengan visi couture dan mendapatkan ruang dalam percakapan fashion global.
Melalui MRA × AcapCop, Indonesia hadir di Paris dengan membawa tiga kekuatan utama: craftsmanship, identitas budaya, dan kemewahan kontemporer.
Sebuah cerita yang bermula dari karya lokal, kemudian dibawa ke panggung internasional — dari Indonesia untuk dunia. :::

