Pencak Silat Satukan Indonesia dan Aljazair, KBRI Alger Fasilitasi Kerja Sama Strategis

Alger, Aljazair – Upaya memperkenalkan warisan budaya Indonesia di kancah internasional kembali diperkuat melalui kerja sama pengembangan pencak silat di Aljazair. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Alger memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pertamina Algeria EP (PAEP) dan Comité National de Pencak Silat Algeria (CNPSA) di Aula KBRI Alger, Rabu (22/7).

Penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PAEP yang bertujuan mendukung pembinaan dan pengembangan pencak silat di Aljazair, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui olahraga.

Duta Besar RI untuk Aljazair, Yusron Bahauddin Ambary, mengatakan bahwa pencak silat tidak hanya merupakan seni bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai disiplin, saling menghormati, sportivitas, dan persaudaraan.

“Pencak silat bukan sekadar seni bela diri. Di dalamnya terkandung nilai-nilai disiplin, saling menghormati, sportivitas, dan persaudaraan. Saya berharap kerja sama ini dapat melahirkan generasi muda Aljazair yang tidak hanya berprestasi dalam olahraga, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan yang semakin erat antara Indonesia dan Aljazair,” ujar Yusron.

Yusron juga menegaskan komitmen KBRI Alger untuk terus mendukung implementasi kerja sama tersebut agar berbagai program yang telah disepakati dapat berjalan secara berkelanjutan.

“KBRI Alger siap mendampingi implementasi kerja sama ini. Kami berharap kemitraan antara PAEP dan CNPSA dapat menjadi contoh sinergi yang baik antara dunia usaha, organisasi olahraga, dan pemerintah dalam memperkuat hubungan people-to-people serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Aljazair,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, PAEP dan CNPSA akan mengembangkan berbagai program pembinaan pencak silat, khususnya bagi anak-anak dan remaja di Aljazair. Selain bertujuan mencetak atlet-atlet muda, program tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan masyarakat kedua negara.

CNPSA sendiri merupakan organisasi pencak silat terbesar di Aljazair yang terus menunjukkan perkembangan positif. Organisasi ini aktif membina atlet serta memperluas akses generasi muda untuk mempelajari pencak silat, yang kini semakin dikenal sebagai salah satu instrumen diplomasi budaya Indonesia di kawasan Afrika Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *