“Pulang ke Tanah Air” Melalui Perayaan HUT RI : Surat Cinta dari Diaspora Indonesia di Prancis
Bulan Agustus selalu menjadi bulan yang istimewa bagi masyarakat Indonesia yang berada di perantauan. Bagi diaspora Indonesia di Prancis, peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan untuk sejenak “pulang ke tanah air” melalui suasana kemerdekaan dan semangat kebersamaan.

Sejalan dengan semangat tersebut, tidak kurang dari 700 WNI dan diaspora Indonesia di Prancis telah memadati Wisma Duta dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yang berpuncak pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Panggung Gembira pada Senin, 17 Agustus 2026.

Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar, menyampaikan kebanggaannya dapat kembali menjadi tuan rumah bagi masyarakat dan para sahabat Indonesia dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI. Menurutnya, KBRI Paris merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat dan diaspora Indonesia di Prancis. “Melalui perayaan ini, kita ingin terus menjaga rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia, meskipun berada jauh dari tanah air. Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk hadir dan merayakan 17 Agustus bersama-sama,” ujar Dubes Oemar.

Upacara berlangsung khidmat, dengan Duta Besar RI untuk Prancis bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Atase Darat KBRI Paris, Kolonel Arm Aji Nugroho, sebagai Komandan Upacara. Pengibaran Sang Merah Putih dilaksanakan oleh 11 anggota Paskibraka terpilih yang terdiri atas pelajar dan mahasiswa Indonesia di Prancis.

Suasana haru terasa saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan. Setelah upacara, masyarakat Indonesia di Paris juga memanjatkan doa bersama bagi saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang menghadirkan suasana semarak khas perayaan di Indonesia. Pemotongan tumpeng “Cita Nusantara” turut menjadi bagian dari perayaan, sebagai ungkapan syukur atas kemerdekaan sekaligus doa bagi Indonesia agar senantiasa teguh menjaga kedaulatan, persatuan, keadilan, dan kesejahteraan.


Masyarakat hadir dengan bangga mengenakan pakaian daerah dan busana tradisional dari berbagai wilayah Indonesia, yang turut diapresiasi melalui Lomba Busana Nusantara Terbaik untuk kategori anak-anak dan dewasa. Warna-warni kain tradisional, kebaya, batik, dan pakaian adat menghadirkan keberagaman budaya Indonesia di tengah kota Paris.

Semarak perayaan semakin terasa ketika ratusan masyarakat bersama-sama bergoyang mengikuti irama Poco-Poco, Gemu Fa Mi Re/Maumere, Joget Nusantara, hingga lagu-lagu dangdut dan populer Indonesia. Kehadiran berbagai elemen budaya tersebut menghadirkan suasana Indonesia ke tengah kota Paris.

Bagi masyarakat Indonesia yang telah lama tinggal di Prancis, suasana tersebut membawa kenangan akan perayaan 17 Agustus di Indonesia. Iwan Esa Nugraha, diaspora Indonesia, menyampaikan ini adalah pertama kalinya hadir di Upacara HUT RI di Paris. “Rasanya luar biasa bisa datang ke acara HUT ke-81 RI. Upacaranya berjalan khidmat dan dihadiri banyak warga Indonesia. Bagi saya, meskipun jauh dari tanah air, Indonesia selalu dekat di hati. Indonesia merdeka!”
Hal serupa diungkapkan Anisa, WNI yang datang dengan suami berkebangsaan Prancis dan anak mereka, “Seru sekali acaranya terutama saat jogetbersama di mana masyarakat Indonesia berbaur dengan orang Prancis dan masyarakat internasional lainnya. Meskipun saat ini hidup di Prancis, aku tetap sayang Indonesia.” Ujarnya.
Perayaan 17 Agustus tentunya tidak lengkap tanpa cita rasa Nusantara. Berbagai hidangan seperti sate, bakso, es timun suri, serta tumpeng Cita Nusantara turut disajikan oleh Wisma Duta RI Paris dan menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan masyarakat. Bagi para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Prancis, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk melepas kerinduan terhadap makanan dan suasana tanah air.

Perayaan HUT RI di Paris juga dihadiri oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Dari sekitar 700 orang yang hadir, 150 di antaranya merupakan warga negara Prancis dan masyarakat internasional, termasuk anggota keluarga perkawinan campur serta para Indonesianis. Kehadiran mereka menjadikan perayaan kemerdekaan tidak hanya sebagai momentum kebersamaan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan dengan para sahabat Indonesia di Prancis.
Alexandre, salah satu warga Prancis yang hadir dalam perayaan tersebut, mengaku mencintai Indonesia dan belajar bahasa Indonesia dari ibunya. “Menurut saya, Indonesia sangat menarik karena keberagamannya, dengan banyaknya bahasa dan suku. Saya terkesan dengan Bhinneka Tunggal Ika. Merupakan cita-cita saya untuk dapat mengunjungi Indonesia. Saya menyukai makanan Indonesia dan pada perayaan Kemerdekaan ini, enak sekali makanan bakso dan satenya.”

Peringatan HUT ke-81 RI di Paris menjadi puncak rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Kemerdekaan sepanjang bulan Agustus 2026. Sebelumnya, KBRI Paris telah menyelenggarakan Lomba Olahraga pada 8 Agustus 2026 dan Fun Games Kemerdekaan pada 15 Agustus 2026, yang diisi dengan berbagai permainan khas perayaan 17 Agustus.
Bagi masyarakat dan diaspora Indonesia di Prancis, 17 Agustus menjadi hari yang selalu dinanti. Melalui kibaran Merah Putih, busana Nusantara, dan cita rasa kuliner Indonesia, perayaan ini menjadi momen untuk sejenak kembali merasakan suasana tanah air, meski berada jauh dari Indonesia.

