Dari Indonesia untuk Ukraina: Dua Ambulans untuk Misi Kemanusiaan

Kyiv, Ukraina — Jumat (27/3) — Duta Besar RI untuk Ukraina, Arief Muhammad Basalamah, menghadiri serah terima bantuan dua ambulans yang dibeli dari donasi pengusaha Indonesia, Bapak Didik Ariyanto (PT. Madinah Iman Wisata), kepada Religious Administration of Moslems of Ukraine (UMMA).

Dua ambulans tersebut akan dioperasikan oleh ASAP Rescue, organisasi kemanusiaan Ukraina yang telah beroperasi sejak 2014 dan fokus pada pertolongan darurat, khususnya bagi masyarakat sipil di area konflik.

Acara penyerahan di Kyiv dihadiri Mufti UMMA Sheikh Murat Suleimanov, Ketua Kongres Muslim Ukraina Sheikh Seyran Arifov, Wakil Ketua Sheikh Ismail Kady, serta anggota Kongres Dilyaver Saidakhmetov, bersama para pemuka agama dan pengurus Masjid Arraid.

“Bantuan ini mencerminkan solidaritas dan kepedulian masyarakat Indonesia kepada rakyat Ukraina. Kami berharap ambulans ini dapat berkontribusi langsung dalam penyelamatan nyawa dan penguatan layanan kemanusiaan,” ujar Dubes RI.

Sumbangan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata masyarakat Indonesia dalam mendukung upaya kemanusiaan di Ukraina, khususnya di tengah situasi yang masih penuh tantangan akibat konflik yang berkepanjangan. Dukungan tersebut tidak hanya membantu memperkuat layanan darurat di lapangan, tetapi juga mencerminkan semangat solidaritas lintas negara dan kepedulian terhadap nilai kemanusiaan universal.

Selain itu, Dubes RI juga menyerahkan buku-buku tentang Indonesia kepada sekolah Gymnasium “Nashe Maybutne” (Our Future) yang berada di bawah naungan UMMA. Koleksi ini diharapkan dapat memperkaya bahan bacaan mengenai Indonesia serta menumbuhkan rasa ingin tahu di kalangan pelajar, sehingga mendorong mereka untuk mengenal, mempelajari, dan pada akhirnya membangun interaksi yang lebih dekat dengan Indonesia.

Melalui bantuan kemanusiaan berupa ambulans dan dukungan pendidikan melalui pemberian buku, Indonesia menunjukkan pendekatan diplomasi yang berpusat pada manusia (people-centered), yang menempatkan keselamatan, kesejahteraan, dan pengembangan kapasitas masyarakat sebagai prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *