Batik Tamarind, Cara Kreatif KBRI Canberra Kenalkan Warisan Budaya Indonesia di Australia

Canberra, Australia — Seni dan makna budaya batik Indonesia diperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat Australia melalui “Lokakarya Batik Tamarind” yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra pada 1–2 Oktober 2026.

Kegiatan yang digelar di dua lokasi, yaitu Wisma Duta Besar RI dan University of Canberra, tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional.

Sebanyak 75 peserta mengikuti kedua sesi lokakarya. Sesi pertama berlangsung di Wisma Duta Besar RI pada 1 Oktober dengan 35 peserta, sementara sesi kedua digelar di University of Canberra pada 2 Oktober dengan 40 peserta.

Para peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam mengenal teknik sekaligus makna budaya batik melalui praktik pembuatan Batik Tamarind. Dalam kegiatan ini, peserta menggunakan lilin dingin (cold-wax) berbahan pasta asam jawa yang kemudian diterapkan pada tas jinjing (tote bag).

Lokakarya dipandu oleh Ariesa Pandanwangi dan Cama Juli Rianingrum, dosen seni dan desain dari dua perguruan tinggi di Indonesia. Keduanya memperkenalkan teknik Batik Tamarind sekaligus membimbing para peserta dalam praktik pembuatan batik.

Pendekatan melalui praktik langsung memberikan pengalaman kreatif yang mudah diterapkan, sekaligus memperkenalkan pengembangan teknik batik kepada masyarakat Australia.

Duta Besar RI untuk Australia dan Republik Vanuatu, Siswo Pramono, menekankan bahwa batik bukan sekadar tekstil. Batik merupakan warisan budaya yang hidup dan merepresentasikan kisah, identitas, simbolisme, keterampilan, serta tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Melalui lokakarya tersebut, KBRI Canberra memperluas pengenalan batik Indonesia di Australia melalui pengalaman praktik secara langsung. Kegiatan ini juga membuka ruang bagi masyarakat Australia, khususnya generasi muda, untuk mengenal batik sebagai warisan budaya yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *