Dini Kusmana Massabuau: Jurnalis, Penulis Buku, dan Pendiri Surat Dunia di Prancis

Dini Kusmana Massabuau, yang juga dikenal sebagai Dini Massabuau dan Dini Nur Rahmawati, merupakan jurnalis Indonesia, penulis buku, serta penggerak kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya Indonesia di Prancis. Perjalanan profesionalnya dimulai di dunia jurnalistik Indonesia dan kemudian berkembang melalui berbagai kegiatan media serta organisasi diaspora Indonesia di Prancis.
Pendidikan Dini Kusmana Massabuau
Dini Kusmana Massabuau menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi Manajemen di Universitas Trisakti, Jakarta. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Master Manajemen Ekonomi dengan fokus Ressources Humaines atau Human Resources Management.
Di Prancis, Dini memperoleh Diploma Bahasa Prancis IEAE di Université Paul-Valéry, Montpellier. Ia juga menempuh pendidikan bidang Audio Visual di universitas yang sama.
Latar belakang pendidikan ekonomi, manajemen, bahasa, dan audiovisual menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya di bidang jurnalistik, media, dan budaya.
Perjalanan Karier Jurnalistik
Jurnalistik merupakan bagian penting dari identitas dan perjalanan profesional Dini Kusmana Massabuau. Ia memulai kariernya di dunia media melalui ANTEVE, kemudian melanjutkan kiprahnya di berbagai media nasional Indonesia, antara lain Kompas, Republika, Tribun News, Tempo, dan NET TV.
Pengalaman bekerja di berbagai media tersebut memperkaya perjalanan jurnalistiknya dalam meliput beragam peristiwa, mulai dari sosial, budaya, masyarakat hingga kegiatan internasional.
Dini juga aktif dalam peliputan kegiatan budaya dan perfilman, termasuk Festival Film Cannes, serta berbagai peristiwa yang berkaitan dengan Indonesia dan diaspora Indonesia di Prancis.
Dini Kusmana Massabuau sebagai Penulis Buku
Selain berkarier sebagai jurnalis, Dini Kusmana Massabuau juga aktif sebagai penulis buku. Sejumlah karya telah diterbitkan oleh penerbit nasional, termasuk Gramedia dan Kompas.
Buku-buku yang pernah diterbitkannya antara lain:
Januari 2013 – 8 Comedie Bandrek, Penerbit Gramedia.
Juni 2016 – 7 Malam di Maroko, Penerbit Gramedia.
September 2020 – Enak Sih, Tapi…, Penerbit Gramedia.
Maret 2024 – Antologi Menyulam Aksara, AWI.
2025 – Kumpulan Kisah Diaspora Indonesia di Prancis, Penerbit Kompas, bersama sejumlah penulis diaspora Indonesia.
Selain buku-buku tersebut, Dini juga terlibat dalam penulisan buku bersama penulis lain dalam berbagai penerbitan.
Pendiri Surat Dunia
Dini Kusmana Massabuau merupakan pendiri dan Pemimpin Redaksi Surat Dunia, media diaspora Indonesia yang berbasis di Prancis.
Melalui Surat Dunia, ia mengembangkan ruang informasi yang menghadirkan berita, reportase, wawancara, serta berbagai kisah diaspora Indonesia di Prancis, Eropa, dan berbagai belahan dunia.Surat Dunia juga menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya Indonesia, kegiatan komunitas, diplomasi budaya, serta kontribusi masyarakat Indonesia di luar negeri.
Pendiri Majelis Pengajian Prancis
Dalam bidang keagamaan, Dini merupakan pendiri Majelis Pengajian Prancis (MPP), sebuah komunitas pembelajaran Islam bagi diaspora Indonesia di Prancis.
Majelis ini menjadi ruang silaturahmi, pembelajaran Al-Qur’an, kajian keislaman, dan penguatan spiritual bagi masyarakat Indonesia, khususnya perempuan diaspora.
Pemilik dan Pengurus Pesantren MD Fathahillah
Dini Kusmana Massabuau juga merupakan pemilik dan pengurus Pesantren MD Fathahillah di Indonesia, pesantren yang berasal dari keluarganya.Keterlibatannya dalam pengelolaan pesantren menjadi bagian dari aktivitas sosial dan pendidikan yang dijalankannya di luar profesi jurnalistik.
Pendiri Angklung Bhineka Indonesia di Prancis
Dalam bidang seni dan budaya, Dini merupakan pendiri Grup Angklung Bhineka Indonesia di Prancis pada bulà Mei 2026.
Grup ini dibentuk sebagai wadah kebersamaan diaspora Indonesia melalui seni musik tradisional angklung, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Prancis dan internasional.
Melalui kegiatan angklung, Dini turut mendorong pelestarian warisan budaya Indonesia serta memperkuat hubungan antar-diaspora melalui kegiatan seni.
Jurnalisme, Diaspora, dan Diplomasi Budaya
Selama perjalanan hidup dan profesionalnya di Prancis, Dini Kusmana Massabuau aktif dalam berbagai kegiatan diaspora Indonesia, sosial, dan budaya.
Baginya, jurnalistik bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari identitas dan perjalanan hidup. Melalui media, komunitas, dan kegiatan budaya, ia terus berupaya menghadirkan cerita Indonesia, memperkuat hubungan masyarakat Indonesia di luar negeri, serta membangun jembatan budaya antara Indonesia dan Prancis.
Dini Kusmana Massabuau dikenal sebagai jurnalis Indonesia, penulis buku, pendiri Surat Dunia, pendiri Majelis Pengajian Prancis, pengurus Pesantren MD Fathahillah, serta pendiri Angklung Bhineka Indonesia di Prancis.

