HARIMAU SUMATERA HEWAN BERADAT III (43A)
Aku baru saja menjejakkan kaki di pintu gerbang sekolah. Pagi masih berkabut. Rumput kecil sepanjang jalan menuju pintu gerbang masih
Baca SelengkapnyaAku baru saja menjejakkan kaki di pintu gerbang sekolah. Pagi masih berkabut. Rumput kecil sepanjang jalan menuju pintu gerbang masih
Baca Selengkapnya“Hidup itu jangan banyak mengeluh. Jangan pula mengukur seberapa berat cobaan yang menimpa kita. Apa yang kita terima belum sebanding
Baca SelengkapnyaEntahlah. Beberapa minggu ini suasana jadi lain. Baik suasana di rumah, maupun suasana di luar rumah. Ada sesuatu yang aneh
Baca SelengkapnyaWajah mereka hampir mirip semua. Aku mencium bau anyir dari tubuh mereka. Mereka siluman buaya. “Siapa mereka Selasih” Gundak terkejut.“Hati-hati
Baca SelengkapnyaAku berangkat ke sekolah di antar Mang Sam. Sejak tadi malam hujan sangat lebat. Waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi.
Baca SelengkapnyaAku baru saja ke luar gerbang sekolah. Seperti biasa, berdesak-desakan ingin duluan ke luar. Padahal kalau bersabar, semua juga akan
Baca SelengkapnyaAku kembali mendengar hiruk pikuk kota kecil Pagaralam. Kendaraan simpang siur tidak ada aturan, melintang pulang seenaknya, jalan umum mirip
Baca SelengkapnyaMasih dalam keadaan duduk bersila, aku kembali diam. Tiba-tiba aku mendengar ada langkah mendekat. Semakin dekat. Rupanya Gundak dan tiga
Baca SelengkapnyaBaru dua hari ini jiwaku terasa ringan sejak menjalani liburan panjang. Kepalaku tidak dibebani berbagai hal. Dadaku tidak sesak apalagi
Baca SelengkapnyaMataku terbelalak melihat di sudut dapur banyak sekali buah lenggugugh masak. Siapa yang mengantarkan buah rimba ini kemari? Sementara nenek
Baca Selengkapnya