Bekal Batu, Penangkal Sakit Perut

Catatan Dian Akbas

Di tanah Sunda ada kepercayaan tentang memegang batu untuk menahan sakit perut karena ingin bab. Memang sepertinya tidak masuk akal, tapi ampuh juga ya si batu itu. Sepertinya tidak ada hubungannya antara batu dan sakit perut. Entah bagaimana asal muasal kepercayaan ini, tapi saya memegang teguh hingga terbawa ke tanah Turki.

Beberapa hari sebelum menikah, saat itu di Bandung, saya mencari batu karena sakit perut. Suami saya mengingat kejadian ini sampai sekarang. “Orang Indonesia pegang batu kalau sakit perut,” kata suami saya mengingat kejadian di Bandung.

Saat itu, saya, suami, dan kedua teman saya baru saja keluar dari sebuah cafe dekat Gedung Sate. Ketika sedang menunggu angkot, saya sakit perut. Saya langsung mencari batu untuk dipegang. Suami saya bingung, ngapain cari batu? “Saya sakit perut, jadi harus pegang batu,” jawab saya sambil terus mencari batu. Setelah dapat batunya, saya pegang erat-erat hingga sampai di rumah. Sesampainya di rumah, barulah saya ke toilet.

Di Turki pun kebiasaan ini masih terjaga. Kemarin-kemarin ada teman yang menginap di rumah. Teman ini sama-sama orang Sunda dan kami mempercayai khasiat batu ini.

Ketika sedang menunggu bus untuk pergi ke toko, dia merasa sakit perut. “Tuh ambil batu,” ucap saya agar dia mengambil batu untuk dipegang. Dia pun menurut saja, dia pegang batunya. Sesampainya di toko, barulah ke toilet.

Nah, sewaktu dia mau pergi ke Istanbul, dia khawatir akan sakit perut di perjalanan. Maklumlah perjalanan jauh 14-15 jam naik bus. Memang ada toilet di bus, tapi tidak pernah dipakai, karena ada waktu-waktu istirahat seperti di pom bensin, rest area, atau di terminal kota-kota yang dilewati. Saya bekali dia dengan batu pantai. Saya punya banyak batu pantai di rumah. Sebenarnya saya mengumpulkan batu-batu ini tidak bertujuan sebagai alat untuk menahan sakit perut. Bentuk batunya bagus-bagus, jadi saya merasa bagus aja untuk koleksi. Tapi untuk jaga-jaga temanku di perjalanan, saya bekali satu batunya ke dia.

“Gimana batunya bermanfaat ga?” tanya saya dalam chating. “Untung aja ga perlu ngeluarin batu, soalnya ga sakit perut,” jawabnya.

Buat teman-teman yang suka sakit perut di perjalanan, boleh deh bekal batu ini dijadikan tip. “Sedia batu sebelum menemukan toilet”.

2 tanggapan untuk “Bekal Batu, Penangkal Sakit Perut

  • 8 September 2022 pada 6 h 41 min
    Permalink

    Hahaha bener banget, jadi ingat waktu kecil teman2 suka suruh saya cari batu tiap kali saya pengen ke belakang.

    Balas
  • 8 September 2022 pada 6 h 46 min
    Permalink

    Bacanya sambil nyengir2 aku

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *