Pesta Keju di Kota Gruyères Swiss, Makan Keju Sepuasnya !

Catatan Dini KM

Liburan bulan Mei yang lalu saya, suami dan bungsu liburan ke Swiss. Beberapa kota masuk dalam daftar kunjungan kami salah satunya kota Gruyères yang terkenal dengan keju Gruyere nya. Bagi orang Prancis, keju yang satunya ini sudah tidak asing ditaburkan di atas pasta menambah rasa gurih.

Keju Gruyère, memang enak sekali ! Rasanya gurih dan bisa membuat cita rasa masakan. Beruntung sekali, saat kami ke sana sedang pesta keju Gruyère ! Selain bisa melihat langsung pembuatan keju tersebut kami juga mencicipi berbagai keju gurih ini secara gratis, asik banget kan….

Baiklah sebelumnya saya ajak mengajak pembaca mengenal lebih dekat kota ini. Gruyères adalah sebuah kota yang menawan yang terletak di pegunungan Alpen Fribourg di Swiss.

Kota ini terkenal dengan keindahannya yang memesona, arsitektur yang khas, serta keberadaan keju Gruyère yang terkenal di seluruh dunia. Kalau ke sini tanpa mencicipi keju ini rasanya nggak afdol, jadi biarpun pembaca tidak suka keju, cicipilah walaupun hanya secuil istilahnya, lol.

Salah satu daya tarik utama Gruyères adalah arsitektur klasiknya yang terjaga dengan baik. Jalan-jalan berbatu, bangunan bergaya Abad Pertengahan, dan lingkungan yang tenang membuat pengunjung merasa seolah-olah mereka telah kembali ke masa lalu. Kastil Gruyères yang megah adalah pusat perhatian dan menyajikan pemandangan yang menakjubkan.

Keju Gruyère yang terkenal

Keju Gruyère adalah keju yang sangat dikenal di seluruh dunia. Dibuat dari susu sapi, keju ini memiliki rasa yang khas dan tekstur yang lembut. Pengunjung dapat mengunjungi pabrik keju lokal di Gruyères untuk melihat proses pembuatan keju secara langsung dan menikmati berbagai variasi keju yang lezat.

Pabrik keju Gruyere ada dibagian bawah kota, terdapat juga museumnya, dan berbayar. Berhubung kami akan melihat secara langsung proses pembuatan keju di pesta kotanya maka kami memutuskan untuk melewatkan kunjungan ini.

Kami sengaja datang pagi hari supaya mendapatkan tempat parkir secara mudah. Jalanan berbatu dengan sisi kanan dan kiri dipenuhi dengan bangunan-bangunan yang memiliki arsitektur khas Swiss, dengan atap-atap tajam dan kayu yang dipahat dengan indah. Ini memberikan suasana yang sangat khas dan mengundang pengunjung untuk menjelajahi setiap sudut kota. Ditambah dengan keramaian pasar keju yang menjadi salah satu bagian penting dari pesta kota ini yang berlangsung pada 7 Mei membuat kota medievil ini semakin memukau. Gruyères dikenal karena mempertahankan banyak elemen arsitektur dan suasana dari masa lampau, terutama dari era abad pertengahan.

Harum keju mulai terasa, lidah mulai ingin segera mengecap berbagai rasa. Namun kami harus sabar, karena harga keju Gruyère ini tak murah loh ! Mulai dari 30 euros/kg ya. Namun rata-rata yang dijual di sini harganya sekitaran 40-45 euros/kg. Untungnya dari sekian banyaknya penjual mereka memperbolehkan para konsumen untuk mencicipi kejunya, jadi kalau cocok dengan rasa dan harga silahkan membeli kalau tidak ya, mereka juga tak masalah, asalkan jangan pura-pura aja cicipi semuanya ujung-ujungnya nggak jadi, lol.

Di festival keju ini pengunjung juga disuguhi cara pembuatan keju Gruyère. Tanpa tunggu lagi saya langsung keluarkan kartu pers saya dan meminta agak mereka kontak saya begitu acara dimulai, sebelumnya kami memilih untuk menikmati kota dan Château de Gruyères, istana abad pertengahan yang masih berdiri kokoh dan merupakan daya tarik utama di kota ini. Istana ini memiliki karakteristik arsitektur medievil, dengan menara menjulang, dinding batu tebal, dan elemen-elemen klasik lainnya.

Proses Pembuatan Gruyère

Proses pembuatan keju Gruyère adalah proses yang kompleks dan memerlukan keahlian dalam setiap langkahnya. Berikut adalah rangkaian umum dari tahapan-tahapan pembuatan keju Gruyère bisa juga pembaca melihat videonya di youtube Surat Dunia ya…

1. Pencampuran Susu: Proses dimulai dengan mencampurkan susu sapi segar dari peternakan setempat. Susu yang digunakan harus berkualitas tinggi dan biasanya merupakan campuran antara susu pagi dan sore hari.

2. Pemanasan Susu: Susu dipanaskan perlahan hingga mencapai suhu sekitar 32-33°C . Pemanasan ini bertujuan untuk menghilangkan mikroorganisme yang tidak diinginkan dan mempersiapkan susu untuk proses selanjutnya.

3. Penambahan Kultur Bakteri: Kultur bakteri starter ditambahkan ke dalam susu. Bakteri ini adalah mikroorganisme yang berperan dalam fermentasi laktosa menjadi asam laktat. Proses fermentasi ini membantu mengasamkan susu dan membentuk karakteristik rasa keju.

4. Penambahan Enzim Cuagulasi: Enzim cuagulasi seperti rennet ditambahkan ke dalam susu. Enzim ini membantu menggumpalkan susu, membentuk gumpalan yang disebut “agregat”.

5. Pemotongan Agregat: Setelah agregat terbentuk, mereka dipotong menjadi potongan kecil yang disebut “butiran kecil”. Proses ini membantu melepaskan lebih banyak whey (cairan) dan membentuk gumpalan yang lebih padat.

6. Pemanasan dan Pengadukan Lanjutan: Gumpalan kecil dipanaskan dengan hati-hati hingga mencapai suhu sekitar 54-57°C . Selama proses ini, gumpalan terus diaduk untuk mengeluarkan lebih banyak whey dan mengatur tekstur keju yang akhir.

7. Penempaan: Gumpalan yang terbentuk ditempatkan dalam cetakan khusus yang membantu mengatur bentuk dan ukuran akhir keju. Keju juga mulai dipadatkan lebih lanjut selama proses ini.

8. Pemerasan dan Pembalikan: Keju diperas secara perlahan untuk menghilangkan lebih banyak whey dan memadatkan keju. Keju juga sering dibalik selama proses ini untuk memastikan bahwa pengepresan merata.

9. Pemasinan: Setelah dikeluarkan dari cetakan, keju dibiarkan untuk mendingin dan matang selama beberapa hari. Selama masa ini, keju dirawat dan diputar secara teratur untuk memastikan distribusi yang merata dari kelembaban dan rasa.

10. Proses Penuaan: Keju Gruyère harus mengalami proses penuaan yang cukup lama, biasanya minimal 3 bulan, namun lebih sering 6 hingga 12 bulan atau lebih. Keju ditempatkan dalam kondisi penyimpanan khusus dengan suhu dan kelembaban yang terkontrol. Selama proses ini, keju mengembangkan rasa yang khas dan tekstur yang lebih padat.

11. Pemeriksaan dan Penilaian: Selama proses penuaan, keju diuji dan dinilai oleh para ahli keju. Mereka memeriksa keju untuk memastikan kualitas dan karakteristik yang diharapkan tercapai.

Setelah proses ini selesai, keju Gruyère siap untuk dikemas dan dijual. Proses pembuatan ini menghasilkan keju Gruyère yang khas dengan cita rasa dan tekstur yang lezat. Dan kamipun selama proses pembuatan keju kerap ditawarkan untuk mencicipinya, sehingga tahu rasa dari tiap proses pembuatan Gruyère. Selain itu disediakan juga berbagai potongan keju untuk pengunjung secara gratis, nah ini dia yang tidak boleh terlewatkan…

Senang sekali bisa mengunjungi kota Gruyères di Swiss ini. Selain merupakan destinasi yang mempesona dengan campuran sejarah, keindahan alam, hingga aroma harum dari keju yang sedang dibuat, kota ini menawarkan pengalaman yang akan menggoda indra dan menciptakan kenangan tak terlupakan.

2 tanggapan untuk “Pesta Keju di Kota Gruyères Swiss, Makan Keju Sepuasnya !

  • 24 Agustus 2023 pada 13 h 32 min
    Permalink

    Keren banget tulisannya lengkap serasa berada di sana jadinya.

    Balas
  • 15 November 2023 pada 12 h 26 min
    Permalink

    Saya lihat videonya juga di tulisan ini asli pengen coba banget ini keju ! Tulisan yang menarik banget keren…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *